KabarSunda.com- Program pendidikan karakter di barak militer untuk para siswa SMA dan SMK di Kota Bandung resmi diluncurkan pada Rabu, 7 Mei 2025.
Hal itu diungkapkan Walikota Bandung, Muhamad Farhan, saat meninjau langsung pelaksanaan pendidikan karakter di Depo Pendidikan (Dodik) bela negara, Kabupaten Bandung, Senin, 5 Mei 2025.
“Program ini merupakan kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan tentu saja kami dari Pemerintah Kota Bandung memberikan dukungan penuh,” kata Farhan.
Sebagai warga Bandung, Farhan pastikan pelaksanaan itu berjalan optimal dan mampu menjadi bekal bagi para siswa.
“Kami memastikan ikut serta dalam mengawasi dan melindungi para peserta. Kami percaya pelaksanaan program ini di Rindam III/Siliwangi akan berjalan baik. Kami juga percaya pada integritas dan kesiapan tim dari Rindam,” ucapnya.
Pada peluncuran perdana ini, Farhan mengatakan, baru sekitar 50 siswa yang ikut dari jenjang SMA.
“Program ini dirancang untuk membina kedisiplinan dan karakter positif, terutama bagi siswa dengan catatan pelanggaran seperti narkoba, tawuran, dan masalah lainnya,” ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh kegiatan akan dipusatkan di Rindam Cikole selama dua minggu.
“Mekanismenya adalah berdasarkan data dari Polrestabes Bandung, lalu dikroscek oleh Dinas Pendidikan Jabar. Setelah itu, orang tua akan dihubungi untuk memberikan persetujuan secara tertulis sebelum anak dikirim ke lokasi pelatihan,” katanya.
Farhan berharap, program ini bisa menjadi contoh upaya pembinaan disiplin yang melibatkan berbagai pihak dari pemerintah provinsi, TNI, hingga masyarakat.
“Kritik tentu akan selalu ada, tapi justru itu penting sebagai bentuk kontrol dan keseimbangan agar program ini berjalan dengan baik dan transparan,” ucapnya.













