KabarSunda.com- Sekolah Menengah Pertama (SMP) Persada Bhakti di Kota Bekasi hanya menerima tiga murid baru pada tahun ajaran 2025/2026.
Dari ketiganya pelajar baru itu, dua di antaranya siswi dan satu siswa.
“Iya, betul. Tahun ajaran ini, SMP Persada Bhakti memang hanya mendapatkan tiga siswa,” kata Kepala SMP Persada Bhakti, Ai Suratna Sari saat ditemui, Senin, 21 Juli 2025.
Menurut Sari, pihaknya awalnya menerima 10 berkas pendaftaran calon peserta didik baru.
Namun, saat masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS), hanya tiga murid yang hadir.
“Tujuhnya enggak datang. Saya juga tidak tahu pasti kenapa. Karena ketika di-WA, ditanya kembali, ternyata tidak jadi untuk masuk ke sini,” ungkapnya.
Dengan tambahan tiga murid baru, total jumlah siswa di sekolah tersebut kini menjadi 27 orang.
Rinciannya, tiga siswa di kelas 7, dan masing-masing 12 siswa di kelas 8 dan 9.
SMP Persada Bhakti sendiri berdiri sejak 2003. Menurut Sari, sekolah tersebut pernah memiliki ratusan peserta didik.
Namun, jumlah siswa menurun drastis sejak pandemi Covid-19 berakhir pada 2023.
“Pas habis pandemi ini kita mulai turun. (Tahun) ini paling drastis, kita cuma dapat tiga, tahun lalu sekitar 14,” ujarnya.
Kini, Sari berharap pemerintah dapat memberikan perhatian untuk mengatasi ketimpangan jumlah peserta didik.
“Harapannya ke depan semoga pemerintah dapat menutupi kekurangan yang sekarang, agar lebih ada pemerataan,” ujar Sari.
Sementara itu, Humas SMP Persada Bhakti, Irwanto mengatakan, pihaknya tidak khawatir sekolah akan tutup.
Menurutnya, pihak sekolah berupaya meningkatkan fasilitas agar tetap menarik minat calon siswa.
“Ya kita meningkatkan fasilitas dulu, ini sudah mulai kita perbarui catnya. Kita bikin labnya, semua kita penuhin. Jadi tahun ajaran baru kita sudah siap semuanya,” kata Irwanto.













