KabarSunda.com- Stasiun Cimahi (CMI) adalah stasiun kelas I yang terletak di kawasan Baros, Kota Cimahi.
Stasiun ini dioperasikan pada 17 Mei 1884 oleh perusahaan kereta api milik pemerintah kolonial, Staatsspoorwegen (SS).

Berada di ketinggian +723 meter di atas permukaan laut, peresmian Stasiun Cimahi dilakukan bersamaan dengan pembukaan jalur kereta api yang menghubungkan wilayah Padalarang dan Bandung. Stasiun ini berada di bawah Daerah Operasi (Daop) II Bandung.
Bangunan ini merupakan bagian penting dari proyek besar “Kalung Besi” yang membentang dari Bogor hingga Cicalengka sepanjang 181 kilometer. Jalur ini sangat vital karena menghubungkan Bumi Priangan dengan pelabuhan utama di Batavia.
Uniknya, dulunya Stasiun Cimahi pernah menjadi pusat militer terpadu. Pemerintah Belanda sengaja memilih lokasi ini karena hawanya yang sejuk dan lingkungan yang sehat bagi para tentara KNIL.
Sebagai penopang kawasan militer eksklusif, Stasiun Cimahi mendapatkan perhatian lebih dalam penyediaan fasilitas publik yang modern. Salah satu fasilitas yang dibuka di stasiun ini adalah toilet tertutup.
Stasiun Cimahi menjadi stasiun kereta api pertama di zaman Hindia Belanda yang memiliki fasilitas toilet tertutup. Konon, bangunan tersebut dibuka pada 16 Maret 1905.












