Budaya  

DPRD Kabupaten Cirebon Apresiasi Pameran Keris, Momentum Jaga Identitas Bangsa

KabarSunda.com- Nuansa budaya kembali menyemarakkan Kabupaten Cirebon. Pendopo Bupati menjadi pusat perhatian saat digelar Pameran Keris, Edukasi, Seni Kreatif, dan Demo Tempa Eksistensi Gaman Jawa Barat, belum lama ini.

Tak hanya menampilkan deretan pusaka keris dengan aura historisnya, acara ini menyajikan pengalaman langsung yang sarat nilai edukasi.

Para empu tradisional memperlihatkan keahlian mereka dalam menempa keris di hadapan pengunjung, sebuah proses yang tidak hanya teknis, tetapi juga penuh filosofi.

Sementara itu, karya seni kreatif yang lahir dari inspirasi keris memberi sentuhan segar pada pameran, menjembatani warisan leluhur dengan ekspresi seni masa kini.

Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Sophi Zulfia, memberikan apresiasi tinggi atas terselenggaranya kegiatan ini.

Menurutnya, pameran semacam ini bukan sekadar acara seremonial, melainkan gerakan nyata menjaga identitas bangsa.

“Melestarikan budaya adalah tugas kita semua. Budaya adalah jati diri bangsa. Jangan sampai generasi muda kehilangan akarnya,” tegas Sophi.

Dalam sambutannya, Sophi mengutip pesan Presiden pertama RI, Soekarno, yang menurutnya tetap relevan di era sekarang.

“Bung Karno sudah bilang, Jas Merah, jangan sekali-kali melupakan sejarah. Karena siapa yang melupakan sejarah, ia akan kehilangan arah,” ucapnya.

Dengan penuh semangat, ia mengajak generasi muda untuk menjadikan budaya sebagai pegangan hidup.

“Adik-adikku, mari kita lestarikan budaya kita. Keris bukan hanya benda pusaka, tapi simbol karakter bangsa—berani, bijaksana, dan berakar kuat pada nilai-nilai luhur,” seru Sophi.

Pameran ini menjadi lebih dari sekadar ajang pamer benda bersejarah; ia menjelma momentum kebangkitan budaya lokal di tengah derasnya arus globalisasi.

Kehadiran berbagai elemen budaya dalam satu panggung membuktikan, warisan leluhur akan tetap hidup selama ada generasi yang peduli dan bangga menjaganya.