Anggota Komisi V DPRD Jabar Drs.Mamat Rachmat Menerima Aspirasi Terkait Pendidikan di Jawa Barat

Anggota Komisi V DPRD Jabar,Drs Mamat Rachmat menerima aspirasi diruang Fraksi NASDEM.Dok-KabarSunda

KabarSunda.com- Anggota Komisi V DPRD Jabar sekaligus sebagai Ketua Fraksi Partai Nasional Demokrat (NASDEM) Drs.Mamat Rachmat,M.Si menerima kunjungan LSM Trinusa, RAGA, dan DPP XTC Indonesia diruang kerja Fraksi Partai NasDem,Senin (20/7/2026).

Dalam pertemuan tersebut, Drs.Mamat Rachmat mengajak semua pihak untuk bersama-sama melaksanakan perannya masing-masing dalam melakukan control terhadap dunia pendidikan. Tujuannya demi kemajuan dunia pendidikan di Jawa Barat.

Apa yang disampaikan kepada Komisi V DPRD Jabar, sejalan dengan apa yang kita kerjakan, diantaranya Pansus SPMB dan Plafon SMKN 1 Soreang ambruk itu semua kita minta perjelasan kepada Disdik Jabar.

“Tidak bisa Disdik Jabar hanya mengatakan itu sudah selesai, karena semuanya diminta pertanggungjawaban,”tegas Mamat.

Sejumlah perwakilan audensi membahas sejumlah aduan dan temuan di lapangan terkait dunia pendidikan di Jawa Barat. Hadir dalam audiensi pengurus LSM Trinusa,RAGA, dan DPP XTC Indonesia dan ketua Fraksi NasDem Drs.Mamat Rachmat.

“Kami datang membawa keresahan masyarakat. Pendidikan adalah masa depan anak-anak Jabar. Kalau ada yang bermain-main dengan pendidikan, kami wajib bersuara,” ujar perwakilan Bidang Pendidikan DPP XTC Indonesia.

Berapa point disampaikan, diantaranya :

 STKIP Pancakarya diduga Wisudakan Mahasiswa dari dua (2) Prodi belum terakreditasi DPP XTC Indonesia menerima aduan bahwa terdapat 2 Program Studi di STKIP Pancakarya yang belum terakreditasi namun sudah mewisudakan mahasiswanya.

Hal ini berpotensi merugikan ratusan lulusan karena ijazahnya diragukan saat melamar kerja maupun lanjut studi. Tuntutan kami: Mendesak Komisi V memanggil LLDIKTI Wilayah IV dan pimpinan kampus untuk RDP serta mencari solusi perlindungan hukum bagi mahasiswa.

Baru selesai empat (4) Plafon SMKN 1 Soreang sudah ambruk

Pada 27 April 2026, plafon 2 ruang kelas baru SMKN 1 Soreang ambruk dan melukai 5 siswa. Bangunan tersebut baru diserahterimakan dan baru digunakan 4 bulan. Kami mendesak audit menyeluruh terhadap proyek pembangunan sekolah baru di Jabar dan evaluasi pengawasan Disdik Jabar.

Isu Pengaktifan SPP Sekolah Negeri

Beredar isu di media sosial bahwa DPRD Provinsi Jawa Barat akan mengaktifkan kembali pungutan SPP di sekolah negeri.

Tuntutan: Meminta klarifikasi dan komitmen Anggota Komisi V Fraksi NasDem khususnya untuk menolak segala bentuk pungutan yang memberatkan orang tua siswa.

Respon dari Anggota Komisi V Fraksi Nasdem Drs Mamat Rachmat sangat baik

Anggota Komisi V DPRD Jabar Fraksi NasDem menerima seluruh aduan tersebut dan menyatakan akan mencermati dan mempelajari pengaduan, dan menindaklanjuti melalui mekanisme pengawasan DPRD. Termasuk memfasilitasi RDP dengan pihak terkait dan mendorong audit oleh lembaga berwenang. Sebagaimana ketentuanyang berlaku.

“XTC Indonesia siap menjadi mitra strategis Komisi V Fraksi nasdem untuk mengawal pendidikan di Jabar agar bersih, aman, dan berpihak pada rakyat,” tutup perwakilan DPP XTC Indonesia.