KabarSunda.com- Semangat melestarikan budaya lokal membara di SDN Jayanugraha, Kecamatan Taraju, Kabupaten Tasikmalaya.
Ini dibuktikan tiga siswa berprestasi dari sekolah ini berhasil menyabet juara pertama dalam Festival Tunas Bahasa Ibu (FTBI) tingkat Kecamatan Taraju yang digelar beberapa waktu lalu.
Kemenangan ini menjadi kebanggaan sekaligus bukti nyata bahwa SD yang berlokasi di Kampung Simpang, Desa Singasari, ini mampu bersaing dan mengukir prestasi.
Ketiga juara muda itu adalah: Ardi Barusyawal, yang meraih juara pertama kategori Pupuh Jajaka. Kemudian Humaira Hasna Kamila, pemenang juara pertama kategori Pupuh Wanoja. Dan Kaila Nur Faujiah, yang berhasil menjadi juara pertama kategori Biantara Wanoja.
Kepala Sekolah SDN Jayanugraha, Dadang, mengungkapkan rasa bangganya atas pencapaian para muridnya. Prestasi ini tentu membawa harum nama baik sekolah.
“Kami sangat gembira melihat antusiasme dan bakat mereka dalam melestarikan bahasa dan seni Sunda,” ujar Dadang, Senin 15 September 2025.
Prestasi ini, lanjutnya, tak lepas dari peran para guru yang secara totalitas membimbing dan mengarahkan para siswa. Guru pembina kesenian, Rima Dea Lestari, menjadi salah satu sosok di balik keberhasilan ini.
Kini, ketiga siswa tersebut tidak bisa berleha-leha. Mereka sedang berfokus pada persiapan intensif untuk menghadapi FTBI tingkat Kabupaten Tasikmalaya, yang dijadwalkan pada 27 September 2025.
Dengan bekal kemenangan di tingkat kecamatan, pihak sekolah dan para guru pembimbing berharap Ardi, Humaira, dan Kaila bisa kembali menorehkan prestasi gemilang.
“Kami berharap mereka bisa kembali menyabet juara di tingkat kabupaten dan menunjukkan bahwa talenta-talenta di Taraju juga patut diperhitungkan,” tutup Dadang, penuh optimisme.









