KabarSunda.com- Progres pembangunan fisik Flyover Nurtanio di Kota Bandung semakin signifikan dan ditargetkan rampung pada akhir Desember ini yang bertepatan dengan masa libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru).
Setelah selesai dibangun, Flyover Nurtanio akan segera dibuka untuk dapat dilintasi kendaraan masyarakat sebagai infrastruktur baru yang diharapkan mampu mengurai kemacetan lalu lintas.
Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) rencananya akan datang langsung meninjau kesiapan operasional Flyover Nurtanio.
Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung pun telah mengupayakan percepatan penyelesaian proyek Jembatan Layang Nurtanio sebagai bentuk kolaborasi erat dengan pemerintah pusat.
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan bahkan meminta ke pemerintah pusat agar jalan layang ini bisa dibuka sebelum Natal, atau paling lambat sebelum malam tahun baru untuk mendukung kelancaran mobilitas warga.
“Kami sudah memohon jika memungkinkan dibuka sebelum Natal. Tetapi jika belum memungkinkan, setidaknya sebelum pergantian tahun masyarakat sudah bisa memanfaatkannya,” ucap dia, dari laman Pemkot Bandung, Kamis, 11 Desember 2025.
Farhan optimistis percepatan target pengoperasian jalan layang yang dibangun di atas jalur rel kereta api dekat Stasiun Andir ini dapat terwujud berkat perhatian langsung dari Menko AHY.
Ia pun telah mendapat kabar rencana kunjungan Menko AHY untuk meninjau kesiapan operasional jalan layang yang membentang menghubungkan Jalan Dr. Abdulrachman Saleh dan Jalan L.M.U. Nurtanio (Jalan Garuda) itu.
Bukan Sekadar Proyek Fisik
Farhan menilai penyelesaian Jalan Layang Nurtanio mencerminkan keberhasilan kerja sama lintas lembaga dalam menyediakan solusi mobilitas bagi masyarakat.
Pemerintah Kota Bandung berkomitmen melanjutkan pengembangan infrastruktur strategis lainnya guna mempercepat pertumbuhan ekonomi dan pelayanan publik.
Dibukanya jalan layang ini nantinya memberikan jalur alternatif yang jauh lebih efisien bagi warga, terutama di masa liburan akhir tahun ketika mobilitas meningkat tajam.
Pemkot Bandung menargetkan seluruh proses finalisasi berjalan lancar agar fasilitas tersebut dapat dimanfaatkan secara optimal oleh publik.











