KabarSunda.com- Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 menggelar acara syukuran yang dirangkai dengan latihan bersama di Alun-alun Timur, Grand Depok City (GDC), Sabtu (10/01/26). Kegiatan tersebut sekaligus menjadi momentum peluncuran program Cegah Sarkopenia dengan Ling Tien Kung.
Ketua Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1, Jumadial Rohim, mengatakan, program ini bertujuan mengedukasi masyarakat, khususnya praktisi dan komunitas Ling Tien Kung, agar memahami penyakit sarkopenia, dampak yang ditimbulkan, serta pentingnya pencegahan sejak dini.
Ia menjelaskan, latihan Ling Tien Kung yang dilakukan secara rutin dan berkesinambungan berperan penting dalam menjaga kekuatan otot, kebugaran tubuh, serta menurunkan risiko terjadinya sarkopenia, terutama pada usia lanjut.
“Program edukasi cegah sarkopenia dengan Ling Tien Kung dimulai hari ini dan direncanakan mencapai puncaknya pada Hari Sarkopenia Sedunia, 4 Juli 2026. Pada momentum tersebut, Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 akan kembali menggelar latihan bersama tingkat kota dengan target 1.000 peserta sebagai penutup rangkaian program edukasi ini,” paparnya.
Dia berharap, melalui kegiatan tersebut, Ling Tien Kung Depok 1 dapat terus berkontribusi dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Kota Depok tentang pentingnya olahraga yang tepat, teratur, dan berkelanjutan demi kualitas hidup yang lebih sehat.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Kota Depok, Sidik Mulyono, yang mewakili Wali Kota Depok Supian Suri, menyampaikan apresiasi atas kiprah Koordinator Otonom Ling Tien Kung Depok 1 selama satu tahun terakhir.
“Menjadi koordinator otonom selama satu tahun menggambarkan dedikasi dan pengabdian kepada masyarakat. Ling Tien Kung merupakan teknik gerak yang memiliki dasar ilmiah. Pemkot Depok siap mendukung program-program yang dijalankan Koordinator Otonom Depok 1. Semoga semakin jaya dan semakin banyak masyarakat Kota Depok yang merasakan manfaat dari Ling Tien Kung,” tutupnya.













