10 Ribu Siswa di Kota Bandung Terindikasi Gangguan Mental 

KabarSunda.com- Sebanyak 10 ribu siswa di Kota Bandung tercatat mengalami gangguan mental.

Gangguan mental saat ini menjadi krisis kesehatan serius dan isu krusial di banyak daerah, termasuk di Kota Bandung.

Data survei 2023 menunjukkan sekitar 20 persen penduduk Indonesia mengalami gangguan mental emosional.

Fakta yang cukup mencengangkan justru datang dari Kota Bandung.

Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengungkapkan, sebanyak 10 ribu siswa sekolah mengalami gangguan kesehatan mental di tahun 2025.

Data tersebut diperoleh dari survei kesehatan mental yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kota Bandung kepada siswa SD dan SMP.

“10.000 (siswa) alami masalah kesehatan mental,” kata Farhan saat meninjau SMP Negeri 70 Kota Bandung, Jumat, 6 Februari 2026.

Ia menuturkan data itu akan menjadi bahan untuk Dinas Pendidikan Kota Bandung membuat program pengembangan kapasitas untuk guru bimbingan konseling. Pihaknya akan menyiapkan program merespons itu.

“Dinas pendidikan akan merespons itu dengan membuat program,” ucapnya.

Meski demikian, dia mengaku belum dapat merinci kategori siswa yang mengalami masalah kesehatan mental dari mulai ringan hingga berat.

“Nanti nanya ke Disdik ya,” tuturnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Bandung, Asep Gufron mengatakan, akan mendatangkan tenaga psikologi ke sekolah untuk bekerja sama dengan guru bimbingan konseling (BK). Pihaknya juga akan berkoordinasi dengan puskesmas terkait.

“Kami menyiapkan tenaga psikolog memberikan bimbingan untuk guru BK,” ungkap Asep.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengungkapkan, sebanyak 20 juta orang di Indonesia sudah melalui proses skrining dalam cek kesehatan gratis (CKG). Hasilnya, ada 2 juta orang yang terdeteksi memiliki gangguan mental.

“Jumlah tersebut terdiri dari anak-anak usia sekolah, usia produktif, dan dewasa, ini merupakan suatu hal yang harus kita atasi bersama, karena gangguan mental itu dapat memengaruhi kinerja,” kata Dante saat Puncak Hari Kesehatan Jiwa Sedunia 2025 di Puspemkot Tangerang.

Dante menuturkan, untuk menanggulangi permasalahan kesehatan mental, pihaknya membuka layanan konseling daring melalui healing119.id secara gratis.

Layanan tersebut bisa diakses oleh seluruh masyarakat Indonesia yang merasa memiliki permasalahan mental seperti stres, depresi, hingga memiliki keinginan bunuh diri.

“Platform ini bisa menjadi tempat untuk berbagi keluh kesah secara anonim, difasilitasi oleh psikolog sosial dan klinis yang siap mendengarkan 24 jam,” jelasnya.