KabarSunda.com- Perayaan Lebaran Kukusan di Kelurahan Kukusan, Kecamatan Beji, Kota Depok, terus menunjukkan perkembangan positif.
Memasuki tahun keempat pelaksanaannya, kegiatan ini kian meriah dengan tingginya antusiasme masyarakat yang tidak hanya hadir, tetapi juga berpartisipasi aktif menampilkan berbagai kreasi budaya.
Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat, Pradi Supriatna, menilai Lebaran Kukusan telah menjadi ruang penting dalam menjaga dan melestarikan budaya di tengah masyarakat.
Ia juga dikenal sebagai tokoh publik di wilayah Kukusan serta pernah menjabat sebagai Wakil Wali Kota Depok periode 17 Februari 2016 hingga 17 Februari 2021.
“Alhamdulillah, Lebaran Kukusan semakin tahun semakin meriah. Ini tahun keempat, terlihat antusias masyarakat bukan hanya sekadar datang memeriahkan, tetapi juga menampilkan berbagai hal,” ujarnya usai menghadiri Lebaran Kukusan 2026 di Lapangan Kukusan, Minggu (12/04/26).
Ia menambahkan, keberagaman budaya yang ditampilkan menjadi daya tarik tersendiri. Tidak hanya budaya Betawi sebagai identitas lokal, tetapi juga hadir unsur budaya dari daerah lain seperti Bali dan Jawa yang semakin memperkaya nilai kebersamaan dan kebhinekaan.
Selain itu, kegiatan ini juga memberikan dampak positif terhadap perekonomian warga. Kehadiran pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) yang difasilitasi panitia dinilai mampu membuka peluang usaha serta meningkatkan pendapatan masyarakat.
“Bukan hanya budaya, tetapi juga ada nilai ekonomis melalui kehadiran UMKM yang disiapkan panitia. Ini menunjukkan kegiatan seperti ini sangat positif dan memberi manfaat langsung bagi masyarakat,” tambahnya.
Ia berharap, Lebaran Kukusan dapat terus dipertahankan sebagai agenda tahunan yang tidak hanya mempererat kebersamaan warga, tetapi juga menjaga warisan budaya serta mendorong pertumbuhan ekonomi di tingkat lokal.
“Ke depan, kegiatan ini diharapkan terus berkembang, termasuk rencana masyarakat untuk menghadirkan pawai rantangan dalam skala lebih besar hingga berpotensi tercatat sebagai rekor MURI pada 2027,” tutupnya.











