Kota Bandung Kini Darurat Sampah,TPS Jalan Indramayu Antapani Menggunung

Tumpukan sampah di TPS Jl.Indramayu Antapani Kota Bandung.Dok-KS

KabarSunda.com- Menggunungnya tumpukan sampah di tempat pembuangan sementara (TPS) Jalan Indramayu Kota Bandung membuat masyarakat bertanya-tanya kepada Pemerintah Kota Bandung yang selama ini mendapat penghargaan terkait pengelolaan sampah.

Semoga masalah sampah di Kota Bandung dapat diatasi oleh Pemkot Bandung, karena masyarakat sebulannya sudah mengeluarkan dana untuk membayar iuran sampah, kata Windi kepada KabarSunda,Selasa (14/4/2026).

Ia mengatakan, pemilahan sampah dari rumah berdasarkan jenis organik dan non oraganik supaya memudahkan petugas melakukan pemisahan,ujarnya.

Akhir desember 2025 Pemerintah Kota Bandung meraih penghargaan Kategori Green City Transformation pada ajang Anugerah PRMN 2025 di Ballroom Harris Hotel & Conventions Festival Citylink Bandung.

Penghargaan itu diberikan sebagai bentuk apresiasi terhadap komitmen Kota Bandung dalam menangani persoalan sampah isu yang selama bertahun-tahun menghantui kota besar ini.

Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, menerima penghargaan tersebut secara langsung. Dengan santai dan penuh humor khasnya, Farhan membuka pidato.

“Saya itu termasuk orang yang jarang menerima anugerah. Terakhir saya terima tahun 2001. Selebihnya selalu tim yang dapat. Jadi ini cukup istimewa,” ujarnya disambut tawa hadirin.

Di hadapan para tokoh media, perwakilan kementerian, dan tamu undangan, Farhan memaparkan fakta yang jarang terdengar di publik.

Berdasarkan data pemerintah pusat, timbulan sampah di Bandung mencapai 1.492 ton per hari. Namun, fasilitas pengolahan dan pengangkutan baru mampu menangani 981 ton.

“Sekitar 510 ton sampah tertinggal di dalam kota setiap hari. Itu fakta yang harus kita hadapi,” ungkapnya.