KabarSunda.com- Kepolisian Resor Kota (Polresta) Tangerang menyiagakan tim patroli keliling untuk mengantisipasi gangguan keamanan menyusul adanya kegiatan nonton bareng (nobar) Persija Jakarta – Persib Bandung yang digelar oleh kelompok suporter kedua tim di beberapa wilayah Kabupaten Tangerang, Banten.
Kapolresta Tangerang Kombes Pol Andi Muhammad Indra Waspada Amirullah di Tangerang, Minggu mengatakan pihaknya telah menyiapkan sejumlah langkah pengamanan, di antaranya patroli untuk mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas, terutama konvoi suporter sebelum ataupun sesudah kegiatan nobar berlangsung.
“Kami telah memetakan sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi kegiatan nobar, baik yang diselenggarakan oleh basis suporter Persija ataupun Persib. Pengamanan dan patroli akan kami tingkatkan,” ujarnya.
Basis Suporter Persija dan Persib
Indra menyebut beberapa wilayah Kabupaten Tangerang dengan basis suporter masing-masing tim diperkirakan akan melaksanakan nobar, antara lain Kecamatan Cikupa, Pasar Kemis, Rajeg, Panongan, dan Tigaraksa.
Dengan adanya kegiatan itu, menurut dia, langkah antisipasi patroli dilakukan sebagai upaya pencegahan terhadap potensi gesekan antarpendukung ataupun gangguan ketertiban umum akibat konvoi kendaraan setelah kegiatan nobar.
“Kami mengimbau seluruh suporter untuk menjaga ketertiban, tidak melakukan provokasi, konvoi berlebihan, ataupun tindakan yang dapat mengganggu masyarakat,” ujarnya.
Selain patroli mobile, kata Indra, personel kepolisian juga akan disiagakan di sejumlah titik rawan dan lokasi nobar guna memastikan kegiatan itu berjalan aman dan kondusif.
Koordinasi Nobar
Polresta Tangerang juga berkoordinasi dengan penyelenggara nobar, tokoh masyarakat, serta komunitas suporter agar turut membantu menjaga suasana tetap damai selama pertandingan berlangsung.
“Silahkan mendukung tim masing-masing, tapi tetap utamakan keselamatan, ketertiban, dan saling menghormati,” tuturnya.
Indra juga mengingatkan para suporter agar tidak mengonsumsi minuman keras, membawa senjata tajam, petasan, ataupun melakukan aksi sweeping yang berpotensi memicu keributan.
“Kami akan mengambil tindakan tegas terhadap siapa pun yang melakukan pelanggaran hukum dan mengganggu keamanan,” kata dia.
Sementara itu, pertandingan klasik antara Persija melawan Persib menjadi sorotan di Super League pekan ke-32. Kedua tim akan bertanding di Stadion Segiri, Samarinda pada Minggu pukul 15.30 WIB, 10 Mei 2026.
Laga ini diprediksi menyita perhatian besar pecinta sepak bola nasional karena mempertaruhkan rivalitas panjang kedua tim dan penting dalam persaingan posisi klasemen menjelang akhir musim.
Persija ingin meraih poin penuh demi menjaga peluang finis di papan atas, sedangkan Persib berambisi tetap di jalur juara.










