KabarSunda.com- PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 2 Bandung mencatat lonjakan signifikan jumlah pelanggan selama periode libur panjang Kenaikan Isa Almasih.
Dalam kurun waktu 6 hari, mulai 28 Mei hingga 2 Juni 2025, sebanyak 123.092 pelanggan memanfaatkan layanan kereta api dari wilayah Daop 2 Bandung.
Peningkatan jumlah penumpang ini menunjukkan tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai pilihan utama untuk bepergian saat liburan.
Manager Humas Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyatakan bahwa operasional KA berjalan optimal berkat upaya maksimalisasi layanan yang dilakukan oleh KAI.
“Kami menambah perjalanan dengan mengoperasikan KA Lodaya Tambahan dan KA Argo Parahyangan Fakultatif guna mengantisipasi lonjakan penumpang. Kami juga memastikan seluruh perjalanan berjalan lancar dan tepat waktu,” ujar Kuswardojo dalam keterangannya.
Rute Favorit Penumpang dan Stasiun Tersibuk
Selama libur panjang tersebut, sejumlah rute tujuan menjadi favorit para pelanggan. Jalur yang paling banyak diminati di antaranya:
- Bandung – Gambir (Jakarta)
- Bandung – Yogyakarta
- Kiaracondong – Kutoarjo
- Kiaracondong – Lempuyangan
- Bandung – Surabaya Gubeng
Sementara itu, Stasiun Bandung menjadi yang tersibuk dengan melayani 29.667 penumpang, disusul oleh Stasiun Kiaracondong (17.299 pelanggan), Tasikmalaya (6.750 pelanggan), Banjar (3.790 pelanggan), dan Garut (3.460 pelanggan).
Kuswardojo menambahkan bahwa pengawasan operasional dilakukan secara intensif di berbagai titik guna memastikan seluruh perjalanan berlangsung aman dan nyaman.
“Kami mengoptimalkan seluruh aspek pelayanan di stasiun maupun di dalam kereta. Petugas kami siaga untuk memberikan bantuan kepada pelanggan, serta memastikan protokol keselamatan dan kenyamanan tetap terjaga,” ungkapnya.
Selain menambah jumlah perjalanan, KAI Daop 2 Bandung juga melakukan serangkaian langkah antisipatif. Mulai dari penambahan personel layanan, peningkatan sistem pengamanan di stasiun, hingga pengawasan di jalur-jalur strategis demi menghindari keterlambatan dan gangguan operasional.
“Kami berkomitmen menjaga ketepatan waktu dan memberikan pengalaman perjalanan yang menyenangkan bagi setiap pelanggan,” kata Kuswardojo.
Tak hanya itu, fasilitas penunjang seperti ruang tunggu, layanan penjualan tiket, hingga sistem informasi penumpang turut ditingkatkan agar dapat mengakomodasi lonjakan volume pengguna.
KAI Jadi Primadona Saat Liburan
Lonjakan penumpang ini membuktikan bahwa kereta api masih menjadi transportasi favorit masyarakat Indonesia, khususnya dari wilayah Jawa Barat.
Dengan harga yang kompetitif, waktu tempuh yang efisien, serta kenyamanan selama perjalanan, moda kereta api menawarkan alternatif menarik bagi mereka yang ingin bepergian selama momen cuti bersama dan libur keagamaan.
KAI Daop 2 Bandung menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan masyarakat.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh pelanggan atas kepercayaannya menggunakan layanan kereta api. KAI akan terus meningkatkan kualitas layanan, dengan tetap mengedepankan keselamatan, kenyamanan, dan ketepatan waktu,” tutup Kuswardojo.
Dengan angka lebih dari 123 ribu penumpang dalam enam hari, pencapaian ini menunjukkan bahwa KAI Daop 2 Bandung berhasil menjawab tantangan lonjakan mobilitas masyarakat selama masa liburan.
Ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa layanan transportasi berbasis rel tetap menjadi tulang punggung perjalanan antar kota yang efisien dan diminati.











