KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi buka suara ihwal rencana rute KRL Jabodetabek yang batal diperpanjang sampai Karawang, Jabar.
Dedi mengaku akan segera berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) agar perpanjangan rute yang semula direncanakan menemukan solusi terbaik.
“Saya nanti koordinasi dengan Kemenhub, apa yang harus menjadi bahan atensi kita dan solusi apa yang harus dilakukan,” kata Dedi di Kantor Bupati Karawang, Kamis, 18 September 2025.
Wacana lama yang dijanjikan sejak 2019 itu diyakini bakal membantu mobilitas warga daerah penyangga Jakarta. Saat ini, jalur KRL masih terbatas sampai Cikarang, Jawa Barat.
Ranah Kemenhub Bukan Pemprov Jabar
Namun begitu, Dedi enggan berkomentar lebih jauh terkait dibatalkannya perluasan KRL tersebut, sebab merupakan ranah pemerintah pusat.
“Oh iya, itu anggarannya APBN, bukan APBD provinsi atau kabupaten. Jadi itu memang kewenangan Kemenhub,” kata Dedi.
Dia menekankan bahwa penataan transportasi massal di wilayah Jabar harus segera dituntaskan agar memberi manfaat luas bagi masyarakat.
“Secepatnya lah setiap daerah yang hari ini dilakukan penataan harus cepat selesai, cepat tertib, cepat bersih. Karena kita ingin pembangunan untuk semua,” ujar pria yang akrab disapa KDM atau Kang Dedi Mulyadi itu.











