Wali Kota Farhan Larang ASN dan Warga ke Bandung Zoo, Ini Alasannya

KabarSunda.com- Wali Kota Bandung Muhammad Farhan mengeluarkan surat edaran larangan kepada seluruh aparatur sipil negara (ASN), untuk berwisata atau mengunjungi Bandung Zoo untuk sementara.

Pasalnya, penyelesaian sengketa pengelola Bandung Zoo belum selesai, sehingga lahan tersebut seharusnya tidak dibuka secara umum.

Berdasarkan data yang diterima JPNN, larangan tersebut berdasarkan surat yang dikeluarkan Sekretariat Daerah (Setda) Kota Bandung dengan nomor surat 162-BKAD/2025 perihal larangan kunjungan ke kebun binatang Bandung.

Surat tersebut pun dibenarkan oleh Farhan. Menurutnya, itu adalah respons dari peringatan kedua yang telah dikeluarkan Pemkot Bandung terkait sengketa pengelolaan.

“Ya, karena kan kami masih (belum ada pengelola resmi). Itu (surat edaran) respons dari peringatan kedua. Jadi, jangan sampai ini memperkeruh suasana,” kata Farhan ditemui di SDN Banjarsari, Jalan Merdeka, Kota Bandung, Rabu, 29 Oktober 2025.

Menurutnya, hingga saat ini Pemkot Bandung masih menunggu kepastian dari Kementerian Kehutanan (Kemenhut) untuk memastikan siapa nantinya pengelola baru.

Setelah itu, barulah Bandung Zoo layak dibuka bagi masyarakat umum.

“Iya jangan dulu bising aya nanaon

(takut ada hal tak terduga). Siapa pun (jangan ke sana),” papar Farhan.

Sebelumnya, Pemkot Bandung menyatakan segera melayangkan surat peringatan pertama untuk segera mengosongkan Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).

Kepala Bidang Inventarisasi Barang Milik Daerah BKAD Kota Bandung Awal Haryanto, mengatakan pengosongan area kebun binatang nantinya akan menjadi tanggung jawab negara melalui Kementerian Kehutanan.

“SP 1 untuk YMT akan disampaikan. Kebun binatang harus kosong dan terkait binatang akan kembali menjadi tanggung jawab negara melalui Kementerian Kehutanan,” kata Awal.

Dia menjelaskan sesuai ketentuan Kementerian Kehutanan, apabila suatu lembaga konservasi tidak lagi memiliki pihak yang bertanggung jawab, negara wajib mengambil alih pengelolaan satwa.

Terkait kebutuhan pakan satwa, Awal menyebut hingga saat ini masih disiapkan oleh pihak yayasan sesuai pantauan Pemkot Bandung bersama Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Jawa Barat

Pekan lalu, pengelola Bandung Zoo telah membuka fasilitas. Namun pengunjung yang diperbolehkan masuk khusus tamu undangan.

“Banyaknya permintaan dari dari pihak sekolah untuk berkunjung ke Bandung Zoo berkaitan dengan kurikulum sekolah, karenanya Bandung Zoo hari ini dibuka. Pembukaan ini juga sebagai wujud syukur karena police line sudah dibuka. Kami terus berbenah di dalam sampai semua selesai, barulah dibuka secara komersial,” ungkap Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i.

Menurut Sulhan, selama tutup sejumlah sekolah mengutarakan harapannya agar Bandung Zoo segera dibuka kembali. Mereka bertanya melalui medsos seperti Instagram, maupun Whatsapp Bandung Zoo.

“Intinya ada kewajiban sekolah memenuhi kurikulum pendidikan. Karena itulah hari ini Bandung Zoo dibuka dengan tamu khusus undangan secara gratis,” jelasnya.

Sulhan menambahkan adapun di pintu masuk, petugas loket hanya mendata pengunjung dan meminta identitas agar semua tamu terdata dengan baik.