KabarSunda.com- Pelatih Persib Bandung, Bojan Hodak, mengambil sudut pandang berbeda menilai kekalahan Borneo FC pekan lalu.
Seperti diketahui pemuncak klasemen Borneo FC mengalami kekalahan pertama musim ini saat ditaklukkan Bali United, Minggu, 30 November 2025.
Kekalahan itu menghentikan laju agresif Pesut Etam yang sebelumnya meraih 11 kemenangan beruntun, dengan kata lain menyapu seluruh laga lewat kemenangan.
Setelah kekalahan Borneo FC atas Bali United, Bojan Hodak menilai ancaman utama bagi Persib musim ini bukanlah pemuncak klasemen, melainkan Persija Jakarta.
Namun Bojan juga menegaskan bahwa hasil tersebut tidak lantas menurunkan kualitas Pesut Etam sebagai salah satu tim terkuat.
“Meski rekornya terhenti, mereka tetap tim yang bagus dan kami akan menghadapi laga yang berat,” ucap Bojan.
Persib akan menjamu Borneo FC pada laga tunda BRI Super League di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Jumat, 5 Desember 2025.
Pelatih asal Kroasia itu menegaskan prioritasnya sekarang adalah melihat kondisi skuad Persib sebelum fokus menghadapi lawan.
“Kami akan melihat dulu siapa pemain yang masih ‘hidup’ di skuad kami, siapa yang siap tampil,” ujarnya.
Namun ketika ditanya soal perebutan puncak klasemen, Bojan memberikan jawaban yang tak disangka.
Alih-alih mengejar Borneo, ia memilih menaruh perhatian lebih pada Persija yang kini menempel ketat di posisi kedua.
“Entah kenapa, saya lebih memikirkan Persija,” kata Bojan.
Komentar tersebut memberi sinyal jelas. Ancaman terbesar Persib bukan sekadar tim yang berada paling atas, tetapi tim dengan momentum paling konsisten.
Fakta menyayangi Persija tampil stabil, memiliki kedalaman skuad yang mumpuni, serta ritme permainan yang terus berkembang.
Persib tengah berupaya menjaga posisi di papan atas, dan pandangan Bojan ini menjadi gambaran bahwa persaingan bukan hanya soal siapa yang memimpin klasemen, tetapi siapa yang paling siap menyalip di waktu yang tepat.
Tiga tim besar berada dalam jarak tipis, maka BRI Super League 2025/2026 semakin menunjukkan aroma persaingan yang sulit ditebak.
Dan bagi Bojan, Persija adalah bayang-bayang yang paling perlu diawasi. Persib dan Persija menang dianggap favorit sejak awal musim.
Namun siapa sangka hingga kini Borneo FC terlihat paling gacor, ganas di lapangan, dan bukan lagi kuda hitam, tapi favorit.











