KabarSunda.com- Perburuan gelar juara BRI Super League 2025/26 berubah jadi perang urat saraf. Persib Bandung yang sempat nyaman di puncak kini mendapat tekanan serius dari Borneo FC Samarinda.
Memasuki lima laga terakhir musim ini, kedua tim sama-sama mengoleksi 66 poin. Namun, Persib Bandung masih bertahan di posisi teratas karena unggul head to head atas Pesut Etam.
Bek Persib asal Irak Frans Putros memastikan timnya belum kehilangan kendali dalam perebutan trofi.
Menurut Putros, nasib juara Persib masih ditentukan oleh hasil mereka sendiri di lima pertandingan tersisa.
“Ya poin kami sekarang sama, tetapi kami masih nomor satu. Kami punya sisa lima pertandingan, tentu harus memenangkannya. Jadi saya pikir sekarang semuanya ada di tangan kami,” ujar Putros, Rabu, 29 April 2026.
Namun, jalan Maung Bandung menuju gelar jelas tidak ringan. Persib masih harus menghadapi Bhayangkara Presisi Lampung FC, PSIM Yogyakarta, Persija Jakarta, PSM Makassar, hingga Persijap Jepara.
Bagi Putros, peluang mengantar Persib juara musim ini terasa spesial. Jika sukses, itu akan menjadi gelar liga ketiganya sepanjang karier profesional.
Sebelumnya, pemain 32 tahun tersebut pernah meraih trofi bersama Silkeborg IF dan Viborg FF di kasta kedua Liga Denmark.
Pemain yang juga berpeluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Irak itu tak ingin momentum emas ini hilang begitu saja.
“Kans juara masih ada di tangan kami, jadi kami masih bisa menentukannya. Ada lima pertandingan tersisa, dan pertandingan berikutnya melawan Bhayangkara FC, terpenting sekarang kami harus memenangkan laga ini,” tuturnya.
Pada pekan ke-30, Persib dijadwalkan bertandang ke markas Bhayangkara Presisi Lampung FC di Stadion PKOR Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Kamis, 30 April 2026.
Sementara itu, Borneo FC juga menjalani partai penting melawan Persik Kediri di Stadion Brawijaya.
“Kami menatap laga demi laga. Sekarang kami bertemu Bhayangkara FC di laga tandang dan kami harus menang,” tegas Putros.











