Syaiful Huda Kembali Pimpin DPW PKB Jawa Barat, Acep Jamaludin Sekretaris

KabarSunda.com- Dewan Pengurus Pusat (DPP) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) resmi menetapkan kepengurusan Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Provinsi Jawa Barat masa bakti 2026–2031.

Penetapan kepengurusan DPW PKB Jawa Barat tersebut ditetapkan dalam Surat Keputusan (SK) kepengurusan DPW PKB se-Indonesia yang dilakukan DPP PKB pasca Musyawarah Wilayah (Muswil) dan Uji Kelayakan dan Kepatutan (UKK) dua tahap.

Setelah berhasil membawa PKB Jawa Barat mendapatkan 13 kursi di DPRD Jawa Barat sehingga mendapatkan salah satu kursi di Pimpinan DPRD Jawa Barat pada Pileg 2024 kemarin, Syaiful Huda kembali dipilih menjadi ketua DPW PKB Jawa Barat.

Kemudian, nama Acep Adang Ruhiat terpilih sebagai Ketua Dewan Syura, dengan Sidkon Djampi sebagai Sekretaris Dewan Syura.

Adapun susunan kepengurusan DPW PKB Jawa Barat juga menetapkan Acep Jamaludin sebagai Sekretaris dan Moch Nur Ainul Yaqin sebagai Bendahara.

Ketua DPP PKB Bidang Penguatan Organisasi, Legislatif, dan Eksekutif, Abdul Halim Iskandar atau karib disapa Gus Halim menyampaikan, penetapan Syaiful Huda sebagai Ketua DPW PKB Jawa Barat merupakan bagian dari langkah strategis DPP PKB dalam memperkuat konsolidasi organisasi di daerah.

Khususnya di provinsi dengan basis pemilih yang besar dan dinamis seperti Jawa Barat.

Selain itu, menurut Gus Halim, penataan kepengurusan ini sejalan dengan arahan Ketua Umum DPP PKB, Abdul Muhaimin Iskandar, agar PKB tidak hanya berorientasi pada kemenangan elektoral, tetapi juga memiliki kesiapan dalam mengelola pemerintahan secara profesional dan bertanggung jawab.

“Kalau hanya sekadar menang itu bukan pekerjaan berat. Tantangan terberat adalah setelah menang, apakah kita mampu mengelola pemerintahan dengan baik. Kalau tidak, kemenangan itu tidak ada gunanya,” kata Gus Halim pada Sabtu, 24 Januari 2026.

Dengan kepemimpinan kembali Syaiful Huda di DPW PKB Jawa Barat, DPP PKB optimistis soliditas organisasi partai di Jawa Barat akan semakin kuat dan mampu menjawab tantangan politik serta pemerintahan ke depan.

“Kami sangat yakin ketika publik mencermati dinamika internal PKB, mereka akan sampai pada kesimpulan bahwa PKB adalah partai dengan soliditas tinggi yang benar-benar memperhitungkan kualitas, totalitas kinerja, dan komitmen jangka panjang,” tuturnya.

Pengkuhan pada Februari

DPP PKB dijadwalkan akan menggelar pengukuhan seluruh pengurus DPW PKB yang baru di daerah termasuk DPW Jawa Barat pada 1 sampai 3 Februari 2026 mendatang.

Selain pengukuhan, jajaran pengurus DPW PKB Jawa Barat juga akan mengikuti Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) serta orientasi politik pengurus masa bakti 2026–2031 yang digelar mulai Februari hingga awal April 2026.

Gus Halim menambahkan, pelantikan pengurus DPW bukan sekadar kegiatan seremonial, melainkan disertai penandatanganan kontrak komitmen dan kontrak kinerja oleh para Ketua DPW, termasuk Ketua DPW PKB Jawa Barat.

“Ada dua kontrak yang ditandatangani, kontrak komitmen dan kontrak kinerja. Ditambah Akpolbang, ini menegaskan bahwa PKB serius menyiapkan kader untuk mengelola pemerintahan dan mengabdi kepada bangsa dan negara sesuai ideologi partai,” tandasnya.