KabarSunda.com- Ketua Pengcab ORADO Kabupaten Garut, Asep Rahmat Permana bakal menjaring atlet domino profesional junior dan senior dengan menggelar turnamen di setiap Rukun Tetangga (RT).
Pasalnya, permainan domino telah mulai digandrungi oleh masyarakat Garut. Padahal, permainan domino dulunya hanya sebatas permainan tradisional yang dimainkan untuk mengisi waktu senggang.
Tapi kini telah menjadi salah satu cabang olahraga dengan diterimanya Federasi Olahraga Domino (ORADO) sebagai anggota baru Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI).
Hal ini disampaikan dalam sambutannya sebelum para peserta Turnamen Domino 101, Piala Panglima TNI yang diikuti 80 pasangan/tim melangsungkan laga untuk mengadu strategi menjalankan batu domino untuk meraih 101 poin untuk memenangkan game set dari pasangan/tim lainnya untuk melaju ke babak selanjutnya.
“Turnamen Domino ke depannya akan saya gelar hingga tingkat RT untuk menjaring atlet junior hingga senior sekurangnya 3.000 atlet yang juga akan menjaga NKRI,” katanya dalam sambutan Open Turnamen Domino 101 Piala Panglima TNI yang berlangsung di GOR Beladiri Dispora Garut pada Minggu, 27 September 2026.
Sementara Kasrem 062 Tarumanagara, Letnan Kolonel Inf Hamzah Budi Susanto, menyampaikan kegiatan Turnamen Domino bukan sekadar menjadi juara, tapi juga sebagai sarana yang mempererat silaturahmi dan membangun kebersamaan untuk memperkokoh sinergitas antara TNI, Polri, pemerintah daerah dan masyarakat.
“Permainan Domino membutuhkan konsentrasi ketenangan dan kemampuan membaca situasi karena itu saya berharap bisa seluruh peserta dapat bertanding dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan ini sebagai momentum untuk memperkuat persatuan dan kebersamaan,” ungkapnya.
Senada, Dandim 0611/ Garut, Letkol Inf. Fahrisal Efendi Sinaga, mengatakan terselenggaranya Open Turnamen ini dalam rangka HUT ke-81 TNI.
Adapun permainan domino hadir menyemarakkan HUT TNI lantaran domino telah naik kelas sebagai salah satu Cabang Olahraga yang dulunya kerap diidentikkan dengan judi.
“Saya juga baru tahu Orado kalau dulu Gapleh ya, dan identik dengan judi. Sekarang sudah naik kelas menjadi Olahraga bahkan kepengurusannya telah ada mulai tingkat Pengcab hingga Pengurus Pusat. Karena itu harapan saya agar makin banyak nantinya masyarakat yang bakal ikut turnamen dengan menjadi atlet,” pungkasnya.












