Cerita Pelatih Persib Bojan Hodak Saat Gagal Rekrut Tiga Pemain Berkelas 

Alexis Messidoro resmi diperkenalkan sebagai pemain anyar Dewa United di Liga 1 2024/2025. (Instagram/@dewaunitedfc)

KabarSunda.com- Persib Bandung, klub sepak bola ternama di Liga 1, tengah menjadi sorotan setelah gagal merekrut tiga pemain berkelas yang sempat masuk radar mereka untuk menghadapi musim kompetisi 2024/2025.

Kegagalan ini bukan karena kurangnya daya tarik atau nama besar Persib, melainkan karena kendala finansial yang tak terelakkan.

Dikutip BolaSport.com, salah satu nama besar yang menjadi target Persib adalah Alexis Messidoro, gelandang berbakat asal Argentina. Sebelumnya, ia tampil gemilang bersama Persis Solo.

Mendekati masa akhir kontraknya, Persib mulai melakukan pendekatan intensif untuk membawanya ke Bandung.

Negosiasi berjalan cukup lancar hingga Alexis bahkan telah menyatakan setuju untuk bergabung dengan Maung Bandung.

Namun, di tengah perjalanan negosiasi, Dewa United ikut masuk dalam persaingan. Klub ini menawarkan nilai kontrak yang jauh lebih besar untuk pemain berusia 27 tahun tersebut.

“Ketika Alexis Messidoro mau, Dewa United menaikkan harganya sampai 50 persen,” ujar Bojan Hodak, pelatih Persib, saat diwawancarai oleh media.

Pelatih asal Kroasia itu tidak bisa menyembunyikan rasa kecewanya.

“Kita tahu setiap tim yang punya uang pastinya mereka menginginkan pemain-pemain yang berkualitas. Dewa United salah satunya,” ungkapnya.

Menurutnya, keputusan Alexis untuk memilih Dewa United lebih didasarkan pada tawaran finansial yang menggiurkan daripada atmosfer suporter yang luar biasa di Persib.

Selain Alexis, duo pemain kembar Yakob dan Yance Sayuri juga sempat menjadi incaran utama Persib. Keduanya akhirnya memilih untuk bergabung dengan Malut United.

Sebelumnya, potensi Yakob dan Yance sudah terdeteksi oleh Bojan Hodak saat ia masih menukangi PSM Makassar. Ketika pindah ke Persib, ia berharap bisa membawa mereka ke Bandung.

Negosiasi sempat berlangsung, bahkan Yakob dan Yance hampir resmi menjadi bagian dari skuad Maung Bandung. Namun, Malut United datang dengan tawaran finansial yang lebih tinggi.

“Kami sempat ingin membawanya ke Bandung, tapi kami tidak memiliki budget dan Malut United memiliki itu,” kata Bojan Hodak.

Meski gagal mengamankan ketiga pemain tersebut, performa Persib di Liga 1 musim ini tetap luar biasa. Hingga pekan ke-31, Persib hanya membutuhkan dua poin lagi untuk memastikan gelar juara Liga 1 2024/2025.

Laga penentu melawan Malut United di Stadion Kie Raha, Ternate, Jumat (2 Mei 2025), menjadi momen krusial bagi Persib untuk kembali mencatatkan namanya di puncak kompetisi.

Kisah ini bukan hanya tentang kegagalan mendatangkan pemain, tetapi juga menunjukkan bagaimana klub seperti Persib tetap berjuang keras mempertahankan kualitasnya meski menghadapi kendala finansial.