Maruarar Sirait Siap Investasi Rp 100 M untuk Persib Bandung, Punya Harta Kekayaan Tembus Rp 1,5 Triliun

KabarSunda.com- Menteri Perumahan Kawasan dan Permukiman, Maruarar Sirait yang investasi Rp 100 Miliar untuk Persib Bandung punya harta kekayaan tembus Rp 1,5 triliun.

Diketahui bahwa Persib Bandung suskses merengkuh juara back to back atau juara dua kali berturut-turut Liga 1 setelah mampu menjadi kampiun di Liga 1 2024/2025.

Sebelumnya Persib juga menjadi jawara di Liga 1 musim sebelumnya 2023/2024.

Perayaan juara sekaligus pemberian trofi juara dilakukan setelah pertandingan Persib Bandung vs Persis Solol di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Sabtu, 24 Mei 2024.

Namun sebelum pemberian trofi dilakukan, Maruarar Sirait nampak hadir bersama Ketua PSSI Erick Thohir didampingi Glenn Sugita.

Dalam kesempatan itu, Maruarar Sirait menyampaikan dua pengumuman penting.

Pertama, menyelenggarakan Piala Presiden 2025 di mana Persib Bandung menjadi tuan rumah.

Kedua, Maruarar Sirait berjanji akan berinvestasi di Persib Bandung dengan jumlah yang cukup fantastis.

“Saya akan berinvestasi Rp100 miliar untuk Persib Bandung,” ujar Maruarar Sirait disambut riuh tepukan ribuan Bobotoh yang hadir.

Keputusan Bang Ara, sapaan akrabnya, dilakukan setelah sebelumnya Glenn Sugita menyebut Persib akan menjadi perusahaan publik dalam kesempatan itu.

Bos Persib berencana membawa PT Persib Bandung Bermartabat melantai di bursa.

Hal ini membuat Persib Bandung menjadi tim pertama di Indonesia yang melantai di bursa dan secara otomatis sahamnya bisa dibeli oleh publik umum.

Tak hanya itu, Maung Bandung pun berpotensi jadi tim paling tajir musim depan dengan suntikan dana segar ini.

Harta kekayaan Maruarar Sirait

Harta kekayaan Maruarar Sirait yang terbaru selaku Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) tercatat sebesar Rp 1.554.031.909.656 atau Rp 1,55 triliun.

Hal itu berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang dilaporkan Ara, sapaan akrabnya, pada 17 Januari 2025 dengan jenis laporan khusus awal menjabat.

Adapun rincian dari total harta kekayaan Ara meliputi tanah dan bangunan sebesar Rp 393.261.530.000 (Rp 393,2 miliar); alat transportasi dan mesin Rp 7.652.701.000 (Rp 7,6 miliar).

Harta bergerak lainnya Rp 33.919.457.123 (Rp 33,9 miliar).

Kemudian, surat berharga sebesar Rp 900.223.551.910 (Rp 900,2 miliar), kas dan setara kas Rp 65.555.580.924 (Rp 65,5 miliar); harta lainnya Rp 163.211.238.714 (Rp 163,2 miliar).

Ara juga tercatat memiliki utang sebesar Rp 9.792.150.015 (Rp 9,7 miliar).

Profil Maruarar Sirait

Maruarar Sirait lahir di Medan pada 23 Desember 1969.

Lulus SMA, Maruarar Sirait melanjutkan kuliah ke Bandung mengambil jurusan Ilmu Politik di FISIP Universitas Parahyangan.

Maruarar Sirait berhasil meraih gelar sarjananya pada 1996.

Pada 1999, Maruarar Sirait bergabung dengan PDI Perjuangan (PDIP), mengikuti jejak sang ayah.

Ayahnya, yakni Sabam Sirait, merupakan seorang politikus senior yang telah berpolitik selama tujuh masa presiden Indonesia.

Tercatat, Sabam Sirait pernah menjadi Sekjen PDI Perjuangan selama 13 tahun, anggota DPR RI selama tujuh periode, serta anggota DPA RI selama dua periode.

Sabam Sirait juga pernah menjabat sebagai anggota DPD RI.