Dedi Mulyadi Akan Berlakukan Bela Negara, Juga Umumkan ASN Rajin dan Malas Tiap Bulan

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi

KabarSunda.com- Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemprov Jabar bakal diikutsertakan dalam pembekalan bela negara.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi bakal melibatkan TNI dan Polri sebagai instruktur atau pemateri dalam kegiatan belajar negara nantinya.

Dikatakan Dedi, ASN Pemprov Jabar harus memiliki komitmen dalam melayani masyarakat, seperti yang dilakukan para anggota TNI-Polri.

“Belajarlah pada tentara dan polisi. Mereka ketika ditugaskan oleh atasannya selalu siap,” ujar Dedi Mulyadi, dikutip Sabtu, 29 Maret 2025.

Dikatakan Dedi, rencananya pada Juni 2025 ASN Pemprov Jabar akan mulai diberikan pembekalan bela negara.

Dedi belum secara spesifik, apakah hanya berlaku untuk kepala OPD atau seluruh pegawai.

“Nah, untuk itu nanti ASN saya sudah minta ke Pak Sekda bulan Juni ASN akan ada pelatihan Bela Negara, dilatih sama Tentara dan Polisi,” katanya.

Dedi juga meminta agar ASN belajar kembali dengan dunia Industri, di mana yang tidak bekerja maka tidak akan mendapatkan upah. Sementara, pegawai negeri kebalikannya.

“ASN juga harus belajar sama industri, tidak masuk satu jam tegur, tidak masuk satu hari, dua hari langsung SP. Tidak bekerja tidak dapat gaji. Berbeda dengan ASN, ngisi daftar hadir gajian terus, tunjangan sama, malah di ASN yang rajin dan yang tidak tunjangannya sama,” katanya.

Selain itu, ke depan Dedi pun bakal meminta Sekda agar setiap OPD mengumumkan siapa saja ASN yang teladan dan yang tidak produktif.

“Nanti tidak begitu, saya minta pak Sekda dalam setiap bulan kepala BKD harus mengumumkan ASN Provinsi Jabar yang paling rajin dan produktif dan ASN Provinsi yang paling malas,” katanya.