KabarSunda.com- Dana transfer ke daerah (TKD) untuk Kabupaten Tasikmalaya diperkirakan turun tajam pada 2026. Berdasarkan data DJPK Kementerian Keuangan, alokasi TKD yang pada 2025 mencapai Rp2,4 triliun, diproyeksikan anjlok sekitar Rp597,43 miliar menjadi hanya Rp1,8 triliun.
Pemerintah pusat menetapkan alokasi TKD dalam RAPBN 2026 sebesar Rp650 triliun, turun 24,8 persen dibandingkan realisasi APBN 2025 yang mencapai Rp919 triliun.
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menjelaskan bahwa penyesuaian ini merupakan strategi efisiensi anggaran.
“Kalau TKD mengalami penurunan, kenaikan dari belanja pemerintah pusat di daerah justru lebih besar. Jadi masyarakat tetap mendapat manfaat langsung,” ujar Sri Mulyani dalam Konferensi Pers RAPBN 2026 di Jakarta, dikutip dari Priangan Insider, Sabtu, 6 September 2025.
Hitung-Hitungan TKD Tasikmalaya 2026
Berdasarkan simulasi DJPK, penurunan 24,8 persen berpotensi membuat TKD Tasikmalaya 2026 turun dari Rp2,409,33 triliun menjadi kisaran Rp1,8 triliun. Jika dihitung, potensi pemangkasan mencapai Rp597,43 miliar.
Adapun realisasi TKD Tasikmalaya hingga September 2025 tercatat Rp1,706,03 triliun atau 70,81 persen dari pagu. Komponen terbesar berasal dari Dana Alokasi Umum (DAU) Rp1,587 triliun dan Dana Desa Rp399,56 miliar.
Rincian TKD Nasional 2026
Dari total Rp650 triliun TKD 2026, komponen alokasinya meliputi:
- Dana Bagi Hasil (DBH): Rp45,1 triliun
- Dana Alokasi Umum (DAU): Rp373,8 triliun
- Dana Alokasi Khusus (DAK): Rp155,1 triliun
- Dana Otonomi Khusus: Rp13,1 triliun
- Dana Afirmasi Istimewa DIY: Rp500 miliar
- Dana Desa: Rp60,6 triliun
- Insentif Fiskal: Rp1,8 triliun
Belanja Pusat untuk Daerah Justru Naik
Meski TKD menyusut, pemerintah pusat menargetkan belanja langsung untuk masyarakat daerah mencapai Rp1.376,9 triliun. Beberapa program prioritas meliputi:
- Sekolah Rakyat dan Sekolah Unggulan Garuda: Rp27,9 triliun
- Preservasi jalan dan jembatan: Rp24,9 triliun
- Bendungan dan irigasi: Rp12 triliun
- Program Kopdes Merah Putih: Rp83 triliun
- Lumbung pangan: Rp22,4 triliun
- Kampung nelayan dan pergaraman nasional: Rp6,6 triliun
Tren TKD 5 Tahun Terakhir
Alokasi TKD 2026 tercatat menjadi yang terendah dalam 5 tahun terakhir:
- 2021: Rp785,7 triliun
- 2022: Rp816,2 triliun
- 2023: Rp881,4 triliun
- 2024: Rp863,5 triliun
- 2025: Rp864,06 triliun
- 2026: Rp650 triliun
Pemangkasan TKD 2026 menjadi tantangan baru bagi Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya dalam menjaga keseimbangan fiskal. Meski demikian, pemerintah pusat memastikan masyarakat daerah tetap memperoleh manfaat melalui program belanja langsung.











