Nama-nama Aneh Jalan di Bogor, Mulai dari Pocong hingga Kunti

Salah satu jalan Gang Pocong di Bogor

KabarSunda.com- Banyak yang tak menyangka, Bogor punya nama-nama jalan yang unik bikin orang penasaran.

Nama-nama jalan ini bahkan bikin orang tak habis pikir ketika mendengarnya.

Sebab beberapa di antaranya bahkan terdengar cukup nyeleneh.

Nama jalannya terkesan aneh karena tak banyak digunakan di tempat-tempat lainnya.

Berikut nama-nama jalan dan penjelasannya dikutip dari Tribunnews.com:

Gang Pocong

Akses jalan Gang Pocong ini berlokasi di Kampung Momonot, Desa Tlajung Udik, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Akses jalan Gang Pocong ini rupanya merupakan merupakan akses menuju pemakaman.

Tokoh warga setempat, H. Umam mengatakan bahwa nama Gang Pocong ini dibuat oleh anak-anak muda setempat yang iseng.

“Itu anak-anak aja disebut Gang Pocong itu, dari anak-anak muda,” kata Umam.

Dia menjelaskan bahwa nama Gang Pocong ini tidak seseram namanya karena tak banyak kejadian mistis di kawasan gang ini.

Namun karena banyak jenazah yang dibawa melintasi gang ini ke TPU, anak-anak muda sekitar kemudian menyebutnya Gang Pocong.

Gang Kunti

Gang Kunti ini berada di Kampung Jampang, Desa Wanaherang, Kecamatan Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Gang ini rupanya memiliki cerita panjang sejak lebih dari 5 tahun yang lalu.

Sejak dulu kawasan itu rupanya sudah dikenal warga sebagai area angker saat jalan masih berupa setapak tanah jauh sebelum sebutan nama Gang Kunti muncul.

“Saya di sini sudah 30 tahun, dari dulu emang sering warga cerita, cuman dulunya belum ada sebutan Gang Kunti,” kata Enoh, salah satu warga sekitar.

Namun beberapa tahun terakhir, area jalan kampung yang kini sudah dibeton tersebut menjadi dikenal Gang Kunti.

Enoh mengatakan nama gang tersebut bukan nama resmi.

“Saya juga gak tahu yang ngasih nama siapa. Yang ngasih nama orang iseng aja, mungkin saking seringnya, kadang-kadang sebulan tiga kali, empat kali yang dicegat makhluk halus,” kata Enoh.

Jalan Werner Schwebig

Jalan yang menggunakan nama Jerman ini terletak di kawasan Kampung Legokgaok, Desa Kadumangu, Kecamatan Babakanmadang, Kabupaten Bogor.

Jalan ini memiliki lebar agak kecil dan menyambung langsung ke Jalan Alternatif Sentul.

Asal muasal nama jalan ala Eropa ini ternyata berasal dari nama seorang bule.

Hal ini diceritakan oleh Burhanudin, salah satu warga yang tinggal di Jalan Werner Schwebig tersebut.

“Kalau gak salah sejak tahun 2000-an (diberi nama Jalan Werner Schwebig),” kata Burhanudin kepada TribunnewsBogor.com.

Dia menjelaskan bahwa sebelum ada Yayasan SAI di jalan tersebut, dulu ada tempat bernama International Garment Training Centre (IGTC).

“Itu kan ada Yayasan SAI, sebelum SAI kan IGTC yang punyanya orang Jerman, jadi dia bikin aspal, mungkin itu nama donatur yang bikin jalan,” kata Burhanudin.

Jalan Mercedez Benz

Jalan yang menggunakan nama brand mobil ini berlokasi di Desa Wanaherang, Kecamatam Gunungputri, Kabupaten Bogor.

Berdasarkan informasi dari pihak desa, alasan jalan tersebut dinamakan ini adalah karena Mercedes Benz mendirikan pabrik pertama kali di wilayah tersebut.

Sejak jalan dibangun dan belum diberi nama, Pabrik Mercedes Benz di Wanaherang sejak itu sering menjadi patokan orang untuk menanyakan alamat.

Sampai akhirnya nama itu lah yang kemudian dijadikan nama jalan tersebut.

Jalan Kampung Tank

Jalan dengan nama berasal dari panzer atau tank tempur ini berlokasi di Desa Girimulya, Kecamatan Cibungbulang, Kabupaten Bogor.

Nama unik rupanya memang berasal dari kisah sejarah masa lalu.

Meski bernama Tank, kampung ini tidak begitu mencolok memiliki corak kendaraan tempur atau pun militer.

“Jadi kaitannya di zaman Belanda,” kata Wisnu kepada TribunnewsBogor.com.

Dalam cerita sejarah tersebut, ada pertempuran antara pejuang kemerdekaa. melawan pasukan Belanda dan sekutunya di kawasan Cibungbulang ini.

Pejuang berhasil meledakan dan melumpuhkan tank tempur besar milik musuh yang berjenis Tank Sherman di kawasan ini.