Wakil Bupati Sumedang Fajar Berikan Bantuan Stimulan Rehab Rutilahu

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya.Ist

KabarSunda.com- Pemerintah Kabupaten Sumedang terus menggeber program pengentasan kemiskinan melalui sektor perumahan. Senin, (3/11/2025), Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila menyerahkan secara simbolis Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di Desa Citali, Kecamatan Pamulihan.

Sebanyak 102 keluarga penerima manfaat dari tujuh desa di Kecamatan Pamulihan menerima bantuan ini sebagai bagian dari total 364 unit rumah penerima BSPS di Sumedang tahun 2025.

Program bantuan stimulus senilai Rp20 juta per rumah itu merupakan bentuk komitmen pemerintah pusat untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni (rutilahu). Penyaluran dilakukan melalui BNI sebagai mitra resmi.

Wabup Fajar menegaskan,  BSPS bukanlah bantuan gratis melainkan stimulan yang harus dimaknai sebagai dorongan untuk menumbuhkan semangat gotong royong dan swadaya warga.

“Ini bukan dana cuma-cuma. Pemerintah hanya memberi pecut awal agar warga tergerak membangun rumah layak huni dengan semangat mandiri. Swadaya dan gotong royong adalah ruh dari program ini,” tegas Wabup Fajar.

Ia juga meminta agar setiap penerima memanfaatkan bantuan dengan penuh tanggung jawab dan memastikan hasil pembangunan sesuai harapan. “Jangan sampai bantuan ini mubazir. Gunakan tepat sasaran, bangun rumah yang sehat, kuat, dan layak. Karena rumah yang baik akan melahirkan keluarga yang sehat dan bahagia,” katanya.

Fajar turut menyinggung tantangan ekonomi masyarakat di tengah meningkatnya biaya hidup. Menurutnya, kesejahteraan tidak hanya soal sandang dan pangan, tetapi juga akses terhadap hunian yang layak dan lingkungan yang sehat.

“Sekarang hidup bukan cuma soal makan dan pakaian, tapi juga internet dan kebutuhan rumah tangga. Pemerintah ingin memastikan rakyatnya punya pondasi kuat, dimulai dari rumah yang layak,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan pentingnya menjaga kebersihan rumah dan lingkungan, terutama memasuki musim penghujan untuk mencegah penyakit seperti DBD.

Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman dan Pertanahan (Perkimtan) Sumedang, Marlina menjelaskan, hingga tahun ini tercatat ada 158 ribu rutilahu di Sumedang yang masih membutuhkan intervensi.

“Program BSPS ini bagian dari upaya menekan angka kemiskinan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Tahun ini, Sumedang mendapat jatah 364 unit penerima bantuan dari Kementerian PUPR,” ungkapnya.

Sementara itu Perwakilan dari Balai Kementerian PUPR Rahmat menegaskan agar pelaksanaan program berjalan bersih tanpa pelanggaran. “Jangan ada potongan dana, jangan kurangi spesifikasi bahan bangunan, dan jangan ada manipulasi. Semua bantuan harus sampai utuh ke masyarakat,” ujarnya.