KabarSunda.com- Material longsor Tembok Penahan Tanah (TPT) berupa tanah dan bebatuan menutup Jalan Terusan Gegerkalong Hilir, Desa Sariwangi, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Longsor pada Minggu (30 November 2025) membuat jalan tersebut tak bisa dilintasi oleh kendaraan.
Petugas gabungan terlihat menggunakan satu unit alat berat untuk mengevakuasi material longsor yang menutup jalan pada pukul 10.00 WIB, Selasa, 1 Desember 2026. Petugas BPBD Bandung Barat dan pihak kepolisian turut bersiaga dan membantu evakuasi material longsor.
“Longsor ini terjadi kemarin malam, sekitar jam 7.30 malam, ini longsor TPT,” kata Petugas Lapangan BPBD Bandung Barat, Suheri di lokasi.
Hujan lebat sejak sore diduga menjadi penyebab longsor. Diduga, TPT yang ada di lokasi belum kering sehingga tak kuat menahan material tanah yang diguyur hujan.
“Longsor karena hujan lebat sejak sore, ini keliatannya baru. Kita koordinasi dengan pemerintah setempat, ini ada satu alat berat dan 2 truk untuk mengangkut material longsor,” ujarnya.
Petugas saat ini tengah melakukan rangkaian evakuasi terhadap material longsor. Proses evakuasi memerlukan waktu lebih lama karena material longsor bukan hanya tanah.
“Kalau manual akan lama, ini kita pakai alat berat, biar lebih cepat, nanti sisa material yang bisa kita evakuasi manual kita sudah siap, petugas dari kepolisian juga siaga,” ujarnya.
Suheri memastikan tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Hanya saja, satu unit mobil sedan berisi tiga orang sempat tertimpa material longsor. Ketiga orang tersebut selamat dan hanya mengalami luka ringan.
“Selamat, hanya luka ringan, ini mobilnya juga masih di lokasi, karena memang tadi malam itu tertimpa material longsor,” pungkasnya.













