Terkait USB SMAN 1 Kutawaringin, BEM PTNU Gagal Geruduk Disdik Jabar

Dinas Pendidikan (Disdik) Jawa Barat (Jabar)

KabarSunda.com- Badan Eksukutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Barat sebelumnya mengirimkan surat pemberitahuan aksi demonstrasi dikantor Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Jl.Dr.Radjiman Bandung, Jumat (24/7/2026).

Tidak diketahui alasan pembatalan aksi demontrasi dari BEM PTNU dikantor Disdik Jabar, semula aksi demontrasi direncanakan Jum’at, 24 Juli 2026 pukul: 13.00 Wib dengan estimasi masa sebanyak 200 orang.

Hasil pantauan KabarSunda.com, Pihak Kepolisian dari Polrestabes Bandung dan Polsek Cicendo sudah disiagakan dikantor Disdik Jabar, namun pihak BEM PTNU tidak kunjung datang. Hingga pihak Kepolisian membubarkan diri sekitar pukul 17:15 Wib.

Berikut tuntutan BEM PTNU Jabar :

Melalui Surat ini kami Badan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Nahdlatul Ulama (BEM PTNU) Jawa Barat merasa kecewa terhadap Dinas Pendidikan Jawa Barat karena kami selaku pengurus BEM PTNU JABAR sebelumnya telah mengirimkan permohonan audiensi, namun tidak adanya itikad baik untuk mempertemukan kami dengan Kepala dinas Pendidikan Jawa Barat.

Dengan itu kami bermaksud memberitahukan pelaksanaan Aksi Demonstrasi sebagai bentuk penyampaian protes kami Dinas Pendidikan Jawa Barat.

Tekait tuntutan berdasarkan hasil penelusuran dan diskusi Bersama dengan pengurus wilayah serta Koordinator daerah BEM PTNU Jabar menyatakan beberpa tuntutan terlampir.

  1. Penjelasan resmi terkait progres pembangunan USB SMAN | Kutawaringin Kabupaten Bandung.
  2. Penjelasan mengenai realisasi anggaran pembangunan USB SMAN 1 Kutawaringin pada Tahun Anggaran 2024 senilai kurang lebih Rp1,3 miliar.
  3. Penjelasan mengenai alokasi anggaran Tahun Anggaran 2025 sebesar Rp4.817.925.600,- untuk pekerjaan Pembangunan Ruang/Gedung dan Infrastruktur SMA Negeri 1 Kutawaringin Kabupaten Bandung.
  4. Penjelasan mengenai alasan USB SMAN 1 Kutawaringin hingga saat ini belum dapat digunakan secara optimal oleh penerima manfaat.
  5. Penjelasan mengenai progres realisasi fisik dan realisasi keuangan pekerjaan yang dilaksanakan oleh CV. SRI ELIYA.
  6. Penjelasan mengenai mekanisme pengawasan, evaluasi, serta pemeriksaan kualitas pekerjaan pembangunan USB SMAN 1 Kutawaringin.
  7. Penjelasan mengenai pihak-pihak yang bertanggung jawab dalam proses perencanaan, pelaksanaan, pengawasan, hingga evaluasi kegiatan tersebut, termasuk PPK, KPA, konsultan pengawas, dan penyedia jasa.
  8. Penjelasan mengenai langkah konkret Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dalam memastikan bangunan tersebut dapat segera dimanfaatkan oleh masyarakat dan peserta didik.
  9. Bobroknya Tata kelola sistem pendidikan di Jawa Barat
  10. Banyak nya sekolah yang perlu di rehabilitasi/perbaiki
  11. Peningkatan daya tampung sekolah negeri
  12. Percepatan penanganan anak tidak sekolah
  13. Banyaknya yayasan fiktif yang dapat aliran dana pendidikan
  14. Ketidak jelasan sistem pendidikan sekolah maung