Animo Berkunjung Masyarakat Tinggi, Bandung Zoo Dibuka

KabarSunda.com- Manajemen Bandung Zoo pada dua hari terakhir, Minggu dan Senin, 28-29 Desember sudah mengeluarkan kebijakan untuk menutup sementara areanya.

Kebijakan ini diambil karena berdasarkan evaluasi hari Minggu, 28 Desember, pengunjung objek wisata di tengah kota bandung ini sangat banyak.

Penutupan ini atas dasar rapat internal manajemen.

Humas Bandung Zoo, Sulhan Syafi’i mengatakan berdasarkan evaluasi manajemen dan masukan dari berbagai pihak untuk keamanan Bandung Zoo sementara ditutup.

“Kami sudah rapat dan memutuskan untuk Minggu dan Senin ini ditutup. Tapi ternyata animo masyarakat untuk berkunjung sangat tinggi. Akhirnya kami melakukan pembukaan Gate bagi para pengunjung yang sudah mengantri sejak pagi,” ujar Sulhan.

Diterangkannya, Pembukaan ini dilakukan karena animo masyarakat yang sangat tinggi. Bahkan banyak ibu ibu beserta anaknya yang sudah menunggu di depan gerbang Bandung Zoo sejak pagi hari.

“Kami menghimbau pengunjung untuk melakukan antrian dengan tertib dan berlibur dengan hati yang nyaman dan bergembira,” lanjutnya.

Pengamanan Bandung Zoo pada hari Senin ini dibantu oleh pihak keamanan setempat dan juga Satpol PP yang juga berpatroli di gate di area dalam Bandung Zoo.

Bandung Zoo memiliki 711 satwa dan merupakan objek wisata favorit di Kota Bandung.

Seperti diketahui, Bandung Zoo ditutup sejak 6 Agustus 2025 imbas kisruh dualisme manajemen hingga sejumlah karyawan sempat mendesak agar kembali dibuka agar mereka bisa kembali merawat satwa dengan baik.

Menanggapi hal ini, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, mengatakan hingga saat ini Bandung Zoo belum dioperasikan dengan sistem tiket karena Pemerintah Kota Bandung masih fokus menyelesaikan berbagai persoalan manajemen yang ada.

“Untuk operasional dengan tiket memang belum, karena kita ingin menyelesaikan dulu persoalan manajemennya. Kita bereskan satu per satu,” ujarnya saat ditemui di Stadion Siliwangi, Minggu (28 Desember 2026).

Kendati demikian, Pemerintah Kota Bandung dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah sepakat untuk mempertahankan Kebun Binatang Bandung sebagai ruang terbuka hijau (RTH) yang dapat dimanfaatkan oleh masyarakat.

“Kesepakatan kami dengan Pak Sekda Jawa Barat sangat jelas, kebun binatang ini harus tetap menjadi ruang terbuka hijau publik,” kata Farhan.

Farhan mengatakan, kesepakatan itu telah dibangun sebagai langkah memastikan masa depan Bandung Zoo tetap berpihak pada kepentingan publik dan lingkungan.

Atas hal tersebut, Farhan memastikan Pemkot Bandung akan memperkuat kolaborasi dengan Pemprov Jawa Barat untuk menjaga dan merawat Bandung Zoo agar tetap menjadi ruang terbuka hijau publik yang berkelanjutan.

Selain fungsi ruang terbuka hijau, Farhan memastikan kesejahteraan satwa juga menjadi perhatian serius. Dia memastikan, kebutuhan pakan satwa tetap terjamin dengan dukungan dari Kementerian Kehutanan.

“Satwa di sini tetap akan mendapatkan pakan yang baik dari Kementerian Kehutanan. Itu menjadi komitmen bersama,” ucapnya.