KabarSunda.com- Peringatan Dies Natalis ke-31 Yayasan Taruna Mandiri dan ke-18 SLBN Taruna Mandiri dijadikan sebagai sentra vokasi dengan orientasi keterampilan kerja. Sejumlah alumninya telah terserap di dunia usaha dan industri, mulai dari perhotelan, ritel modern, industri padat karya, hingga berwirausaha secara mandiri.
Acara tersebut dihadiri Bupati Kuningan Dr. H. Dian Rachmat Yanuar, M.Si.,dan Wakil Bupati Kuningan,Sekretaris Direktorat Jenderal Vokasi Kemendikdasmen RI Dr. Muhammad Hasbi beserta jajaran, Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat yang diwakili Sekretaris Disdik Jabar Dr. Dede Saepul Hidayat, M.Pd., Plt. Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kuningan, Ketua TP-PKK, Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kuningan, Ketua Yayasan Taruna Mandiri Dr. Elon Carlan, Kepala SLBN Taruna Mandiri Kokoy Kurnaeti, S.Pd., M.Pd., serta keluarga besar SLB se-Kabupaten Kuningan dan Kabupaten Cirebon.
Menurut Sekretaris Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat Dr. Deden Saepul Hidayat, M.Pd dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas dedikasi Yayasan Taruna Mandiri yang dinilainya telah berkontribusi besar dalam pengembangan layanan pendidikan khusus di Jawa Barat.Ujar Deden Saepul Hidayat,Kamis (8/1/2026).
Ia menyebutkan bahwa SLB Taruna Mandiri berhasil meraih peringkat kedua dalam ajang Gapura Panca Waluya dengan hadiah sarana dan prasarana senilai Rp1,5 miliar dari Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi.
Ia juga menekankan pentingnya perluasan layanan pendidikan bagi anak berkebutuhan khusus.













