Wabup Fajar: Bangun Generasi Melek Politik, Pendidikan Politik untuk Pemilih Pemula

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila membuka kegiatan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas dan berintegritas guna meningkatkan partisipasi politik yang demokratis.Dok-Diskominfosanditik Sumedang

KabarSunda.com- Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) menggelar Pendidikan Politik (non-pemilihan) bagi pemilih pemula.

Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila membuka kegiatan sebagai upaya membangun karakter generasi muda yang cerdas dan berintegritas guna meningkatkan partisipasi politik yang demokratis.

Kegiatan tersebut diikuti para pelajar SMAN 1 Sumedang serta generasi muda yang akan menjadi pemilih pemula di Kabupaten Sumedang.

Wakil Bupati menyampaikan, pemilih pemula, khususnya generasi muda, memiliki posisi strategis dalam menentukan arah kehidupan berbangsa dan bernegara.

Oleh karena itu, mereka perlu dibekali pengetahuan politik yang komprehensif, objektif, dan berimbang agar mampu membentuk sikap politik yang mandiri.

“Pendidikan politik di lingkungan sekolah sangat strategis, karena sekolah merupakan lembaga pendidikan yang secara konsisten menanamkan nilai kejujuran, tanggung jawab, kemandirian serta integritas moral. Hal inilah yang menjadi fondasi utama dalam membentuk pemilih yang berkarakter kuat sehingga mampu beradaptasi secara aktif dalam kehidupan politik tanpa kehilangan jati diri dan prinsip yang diyakininya,” ujarnya di SMAN 1 Sumedang, Selasa (31/3/2026).

Wakil Bupati juga menekankan bahwa pelajar dan generasi muda merupakan agen perubahan yang pada pemilu mendatang akan mendominasi jumlah pemilih.

“Kami terus memberikan pandangan terkait politik, karena mereka adalah agen perubahan. Pada 2029–2030 nanti hampir mayoritas pemilih adalah anak-anak muda. Jangan sampai mereka terjebak politik uang. Hal ini akan terus kami gaungkan bersama KPU dan Kesbangpol Kabupaten Sumedang, agar generasi muda melek politik dan mampu menentukan pilihan yang membawa dampak positif ke depan,” terangnya.

Menurutnya, pelajar dan generasi muda saat ini dikenal sebagai generasi Zilenial (Gen Z) yang responsif, kreatif, dan inovatif. Namun demikian, mereka juga perlu lebih bijak dalam menyaring informasi di era digital.

“Mereka adalah generasi Zilenial yang cenderung responsif, kreatif, dan inovatif karena lahir di tengah pesatnya perkembangan teknologi. Untuk itu saya ingatkan agar mereka tidak mudah tergiring opini, termakan hoaks, atau ter-brainwash. Jika ada data atau isu yang tidak jelas, harus dicek dan ricek terlebih dahulu,” kata Wabup Fajar.

Di akhir sambutannya, ia menegaskan komitmen Pemerintah Daerah Sumedang untuk terus mendorong peningkatan partisipasi politik masyarakat secara demokratis, damai, dan bermartabat.

“Saya berharap melalui kegiatan ini akan lahir generasi muda Sumedang yang sadar politik, cinta demokrasi, serta mampu menjadi agen perubahan di tengah masyarakat,” katanya.