KabarSunda.com- Pemerintah Kota (Pemkot) Depok segera menjalin kerja sama dengan Pemerintah Kota Bogor, Pemerintah Provinsi Jawa Barat, dan Kementerian Lingkungan Hidup (LH) dalam pengolahan sampah menjadi energi listrik.
Wali Kota Depok, Supian Suri mengatakan, draft nota kesepahaman (MoU) kerja sama tersebut telah dibahas dan dijadwalkan akan ditandatangani dalam waktu dekat.
“InsyaAllah besok pukul 10.00 saya bersama Wali Kota Bogor, Menteri Lingkungan Hidup, dan Gubernur Jawa Barat akan menandatangani MoU terkait pembangkit listrik tenaga sampah,” ujarnya kepada berita.depok.go.id, Senin (06/04/26).
Dalam kerja sama ini, fasilitas pengolahan sampah akan dibangun di Kota Bogor oleh Kementerian Lingkungan Hidup sekaligus menjadi pihak yang mengelola operasionalnya.
Sementara itu, Pemkot Depok akan berperan dalam menyuplai sampah sebagai bahan baku utama pembangkit listrik tersebut.
“Kami diminta berpartisipasi mengirimkan sampah, karena untuk mengoperasikan pembangkit listrik tenaga sampah dibutuhkan minimal 1.500 ton sampah per hari,” jelasnya.
Ia menambahkan, Kota Bogor masih membutuhkan tambahan pasokan sampah untuk memenuhi kebutuhan tersebut, sehingga menjalin kerja sama dengan Kabupaten Bogor dan Kota Depok.
“Nanti kekurangannya dipenuhi dari Depok, kurang lebih sekitar 500 ton sampah per hari yang akan kita kirim ke Kota Bogor,” katanya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi salah satu solusi strategis dalam mengurangi beban sampah di Kota Depok.
“Ini tentu akan sangat membantu dalam menekan beban sampah kita di Depok,” tutupnya.













