KabarSunda.com- Pengurus Gembira Loka Zoo Yogyakarta tertarik untuk mengelola Kebun Binatang Bandung (Bandung Zoo).
Kurator Gembira Loka Leonardo Niko Tirtuno mengatakan daya tarik Kebun Binatang Bandung terkait dengan lokasinya yang strategis.
“Ini memang menjadi salah satu daya tarik masyarakat untuk berwisata sambil beredukasi,” katanya dikutip dari Tempo, Senin, 13 April 2026.
Mewakili PT Buana Alam Tirta yang mengelola Gembira Loka Zoo, Niko bersama tim berangkat dari Yogyakarta menghadiri undangan pertemuan dari Pemerintah Kota Bandung dengan para calon pengelola Kebun Binatang Bandung yang disebut sounding market pada Senin, 13 April 2026.
Selain pengurus Gembira Loka, pengelola lembaga konservasi lain yang datang, antara lain pengurus Taman Safari Indonesia, Semarang Zoo, Taman Satwa Taru Jurug Surakarta, dan Pejaten Shelter.
Pemerintah Kota Bandung menargetkan pada 5 Mei 2026 telah terpilih pengelola Kebun Binatang Bandung dari hasil lelang yang proses dan tahapannya akan segera diumumkan pada bulan ini.
Niko mengatakan kebun binatang dengan lokasi di tengah kota seperti di Bandung tergolong jarang.
Selain itu, minatnya juga karena punya riwayat hubungan yang baik dengan pengelola Kebun Binatang Bandung di masa lalu.
Kedatangannya ke Bandung untuk menjajaki kemungkinan pengelolaan dengan paradigma baru.











