KabarSunnda.com- Hal tersebut disampaikan Pranata Humas Ahli Muda Sekretariat DPRD Provinsi Jawa Barat, M Hafidz, memberikan klarifikasi terkait tupoksi dirinya di bidang kehumasan DPRD Jabar.
“Penilaian terhadap kinerjanya tentu berdasarkan dari masyarakat dan Sekretaris Dewan DPRD Jabar. Karena itu, saya berhak mengklarifisikasi pemberitaan yang menyudukan tentang dirinya tersebut,” ujar Hafidz kepada KabarSunda di kantornya pada Senin, 25 Mei 2026.
Hafidz juga angkat bicara soal alokasi anggaran pemberitaan. Di hadapan Gatot Rahardja, Kabag Protokol dan Perundang-undangan, Hafidz, menjelaskan bahwa anggaran di humas Sekretariat DPRD Jabar terdiri atas advertorial dan adikarya.
“Kami kelola anggaran dari dua item tersebut, yakni advertorial dan adikarya jumlahnya sekitar Rp 4 miliar lebih, ada penurunan dari tahun sebelumnya sekitar Rp7 miliar.
Begitu juga tidak ada penetapan klasifikasi media yang diterima untuk kerjasama publikasi.
“Semua media kami terima, tapi disesuaikan dengan kemampuan anggaran. Kalau anggaran masih ada, siapapun bisa bekerjasama dengan kami,” kilah Hafidz.
Hanya saja, lanjut dia, terkait besaran anggaran yang dibayarkan, tergantung media. ”Kalau media besar, tentu nilainya lebih besar,” tandas Hafidz.
Ia lalu mencontohkan misalnya alokasi pembayaran Rp15 juta, pihaknya tentu menyesuaikan laporan berdasarkan Pergub. Dengan alokasi anggaran sebesar itu, berapa berita yang wajib dipenuhi oleh media yang bersangkutan.
“Pola ini kita tetapkan seperti tahun kemarin. Dan itu sudah selesai,” kata Hafidz.
Sementara Kabag Protokol dan Perundang-undangan, Gatot Rahardja, menjelaskan alokasi anggaran sudah melalui pembahasan di mitra kerja Komisi 1 DPRD Jabar.
“Anggaran ada penurunan, karena efisiensi dan besarannya silakan sama Pak Hafidz, sebagai pengelola,” ujar Gatot.













