KabarSunda.com- Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) diminta melakukan pemeriksaan kepada mantan Direktur Keuangan Bank Pembangunan Daerah Jawa Barat dan Banten Tbk (Bank BJB) Nia Kania.
Alasannya, saat kasus korupsi pengadaan iklan bergulir Nia masih menjabat selaku Direktur Keuangan Bank BJB.
Sementara harta kekayaan Kania sebesar Rp 76.167.289.779, melebihi harta kekayaan mantan Direktur Utama Bank Bjb Yuddy Renaldi Rp 66.515.923.145.
Ketua LSM Trinusa DPD Jawa Barat, Ait M Sumarna mengatakan, ketidakwajaran harta kekayaan yang dimiliki Nia patut dipertanyakan.
“Soalnya kucuran dana kasus korupsi penempatan iklan BJB memalui administrasi keuangan Bank BJB. Jadi wajar kalau kami menaruh kecurigaan harta kekayaan yang dimilikinya,” ujar Ait kepada KabarSunda, Minggu,13 April 2025.
Berikut kenaikan harta kekayaan dan daftar kekayaan Nia dari tahun ke tahun:
- 31 Desember 2019 Periodik 896.609.760
- 31 Desember 2019 Periodik 32.942.310.959
- 31 Desember 2020 Periodik 992.723.760
- 31 Desember 2020 Periodik 40.249.852.467
- 31 Desember 2021 Periodik 47.280.989.135
- 31 Desember 2021 Periodik 1.139.951.949
- 31 Desember 2022 Periodik 1.088.192.560
- 31 Desember 2022 Periodik 64.584.237.060
- 31 Desember 2023 Periodik 1.141.983.536
- 31 Desember 2023 Periodik 76.167.289.779
Tanah dan Bangunan Rp 26.773.000.000:
- Tanah dan Bangunan Seluas 96 m2/125 m2 di Kab / Kota Bandung hibah dengan akta Rp500.000.000
- Bangunan Seluas 51 m2 di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri Rp1.200.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 482 m2/200 m2 di Kab/Kota Bandung hasil sendiri Rp3.500.000.000
- Bangunan Seluas 76 m2 di Kota Jakarta Selatan hasil sendiri Rp2.000.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 194 m2/100 m2 di Kota Cimahi hasil sendiri Rp1.000.000.000
- Tanah Seluas 3713 m2 di Kab Subang hasil sendiri Rp900.000.000
- Tanah Seluas 1065 m2 di Kab Subang hasil sendiri Rp165.000.000
- Tanah dan Bangunan Seluas 413 m2/250 m2 di Kab/Kota Bandung hasil sendiri Rp17.000.000.000
- Tanah Seluas 670 m2 di Kab Subang hasil sendiri Rp.158.000.000
- Tanah Seluas 140 m2 di KBB hasil sendiri Rp. 350.000.000
Alat Transportasi dan Mesin Rp 1.180.000.000:
- Mobil Land Rover Discovery tahun 2007 hasil sendiri Rp350.000.000
- Mobil New Sienta 1.5 Q CVT IMPV tahun 2020 hasil sendiri Rp190.000.000
- Mobil Toyota Alphard 2.5 G A/T tahun 2022 hasil sendiri Rp640.000.000
Harta bergerak lainnya Rp1.454.413.000, surat berharga Rp14.271.236.345, kas dan setara kas Rp23.790.059.210, harta lainnya Rp 8.747.730.748, sub total Rp76.216.439.303, utang Rp49.149.524, total harta kekayaan Rp 76.167.289.779.











