KabarSunda.com- Deputy CEO PT Persib Bandung Bermartabat Adhitia Putra Herawan menegaskan bahwa Stadion Gelora Bandung Lautan Api tidak siap untuk menggelar turnamen pramusim Piala Presiden 2025.
Hal itu disampaikan usai pantauan langsung oleh ketua Steering Committee Piala Presiden, Maruarar Sirait, ke GBLA.
Adhitia mengatakan bahwa pihaknya bersama Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi sudah menyampaikan kondisi GBLA.
Pihaknya tidak ingin memaksakan Stadion GBLA menjadi venue pertandingan Piala Presiden yang akan digelar 6-12 Juli 2025 nanti.
“Terima kasih banyak Pak Menteri atas perhatiannya dan menyempatkan mampir ke sini melihat kesiapan GBLA. Dan Pak Gubernur pun sudah menyampaikan bahwa jika melihat kondisi rumput saat ini, sepertinya tidak akan siap untuk menggelar Piala Presiden pada tanggal 6 (Juli),” ungkap Adhitia.
Ia menuturkan bahwa perlu satu hingga dua bulan untuk memperbaiki rumput hingga siap digunakan untuk pertandingan. Namun ia memastikan rumput akan siap saat Liga 1 digelar nanti.
“Mungkin satu-dua bulan ke depan bisa selesai, tapi yang pasti kami akan memastikan agar rumput siap untuk kompetisi Liga 1. Jadi kalau soal prioritas, tentu yang utama adalah Liga,” tegasnya.
Sebagai pilihan lain, Adhitia menyebut bahwa Dedi Mulyadi menyarankan penggunaan Stadion Si Jalak Harupat.
Karena selain kondisi rumput yang tidak siap, Adhitia pun menyinggung ketersediaan empat ruang ganti untuk tim peserta turnamen pramusim ini.
“Tadi pun Pak Gubernur sudah menyarankan untuk menggunakan Si Jalak Harupat. Terlepas dari kondisi rumput, ada satu hal teknis lagi yang membuat stadion ini belum memungkinkan untuk Piala Presiden. Kita butuh empat dressing room, karena pertandingan akan digelar sore dan malam,” tutur Adhitia.
“Misalnya pertandingan malam jam 19.00, maka jam 17.00 dua tim lainnya sudah harus masuk ke ruang ganti. Sementara di sini hanya tersedia dua ruang ganti. Jadi, untuk syarat itu saja kita belum siap,” sambungnya.













