KabarSunda.com- Sekretaris Daerah (Sekda) Jawa Barat, Herman Suryatman menegaskan, Dodik Bela Negara Rindam III Siliwangi yang terletak di Cikole, Lembang, Kabupaten Bandung Barat, sering digunakan sebagai tempat pembinaan karakter bagi warga sipil.
Ia menepis anggapan bahwa fasilitas tersebut merupakan barak militer yang hanya diperuntukkan bagi pendidikan calon tentara dan semi militer.
“Dodik, orang-orang bilang ‘barak militer’. Tapi barak militernya bukan untuk latihan perang ya,” ujar Herman dalam keterangan tertulisnya pada Senin, 10 Juni 2025.
Herman menjelaskan, Dodik Bela Negara telah lama berfungsi sebagai sarana untuk mendidik warga sipil dalam menanamkan semangat bela negara.
Selain untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS), lokasi ini juga sering digunakan pegawai, pelajar, hingga mahasiswa yang telah mengikuti program pendidikan.
“Jadi jangan khawatir, nggak akan dilatih nembak, bukan dilatih perang, tapi dikasih materi bagaimana bisa membangun karakter supaya anak-anak kita hebat-hebat,” kata Herman.
Para peserta didik yang dibina di Dodik Bela Negara juga diperhatikan potensi minat dan bakatnya.
Mereka menjalani pemeriksaan kondisi fisik dan psikologis oleh para ahli untuk memastikan pembinaan yang tepat.
Herman menambahkan, perhatian terhadap potensi peserta didik penting dilakukan agar para pendamping dapat mengetahui pola didik yang cocok bagi siswa.
“Kadang kita sebagai seorang tua yang tidak paham kehebatan anak kita, karena anak itu punya kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik,” pungkasnya.











