ASN Bogor Ngantor di Stadion Pakansari, Ini Alasan Bupati Rudy

KabarSunda.com- Bupati Bogor Rudy Susmanto menerapkan kebijakan tak biasa selama gelaran festival Kabogorfest 2025.

Para aparatur sipil negara atau ASN diminta berkantor di sekitar Stadion Pakansari, Cibinong.

“Kami keluarkan kebijakan agar ASN berkantor di stadion selama 16 hari pelaksanaan Kabogorfest dan mereka diizinkan bawa keluarga serta anak-anaknya,” kata Rudy di lokasi festival, Rabu, 11 Juni 2025.

Kebijakan ini, kata dia, bertujuan untuk menghadirkan pelayanan publik secara langsung dan sekaligus mendorong interaksi lebih dekat antara ASN dan masyarakat.

Untuk mendukung kebijakan ini, Dispora pun telah menyiapkan fasilitas administrasi, ruang rapat, area kerja, dukungan logistik, serta sarana pendukung lain yang memungkinkan ASN tetap melaksanakan tugas-tugas pemerintahan.

Menurut Rudy, letaknya yang berdekatan dengan kantor pemerintahan memudahkan koordinasi jika ada rapat-rapat penting.

Lebih jauh, mantan Ketua DPRD ini menekankan bahwa keberadaan ASN di lokasi festival juga dimaksudkan untuk menciptakan atmosfer kebersamaan dan membangkitkan geliat ekonomi lokal.

Dengan ribuan ASN dan keluarga yang hadir setiap hari, nantinya perputaran ekonomi di area Pakansari diharapkan bisa meningkat.

“Kalau tamu-tamu datang ke sini, semua berkumpul di sini, seluruh kegiatan terpusat di satu titik agar efisien dan semarak. Haus, lapar, kan jajannya bisa di sini sekalian. Jadi bukan sekadar kegiatan seremonial, ini adalah momentum untuk bersama-sama membangun Bogor,” tuturnya.

“Kalau ada rapat penting, bisa tetap dilaksanakan di stadion, lalu kembali ke institusinya masing-masing,” ucapnya.

Kebijakan ini juga mendukung konsep Kabogorfest 2025 sebagai festival terpadu.

Seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta menyatukan kegiatan rutin mereka dan melaksanakannya di waktu serta lokasi yang sama, yakni di area stadion dan sekitarnya.

Kebijakan ini juga didukung oleh berbagai dinas dan lembaga seperti Dispora, Polres, dan lembaga peradilan yang ikut memberikan pelayanan langsung dari lokasi acara.

Keterlibatan ASN dalam festival ini, menurut Rudy, juga mencerminkan semangat kolaborasi antarsektor pemerintahan.

Ia berharap langkah ini menjadi contoh bahwa pelayanan publik bisa adaptif, dekat dengan masyarakat, dan tetap produktif meski dalam suasana perayaan.

Rudy optimistis Kabogorfest 2025 bisa mendatangkan dua juta pengunjung selama penyelenggaraan.

Optimisme itu didukung partisipasi 500 pelaku UMKM dan pedagang kaki lima yang ikut meramaikan acara.

“Kita ingin menunjukkan bahwa Bogor tidak bisa dibangun oleh satu orang. Harus bersama-sama, seluruh elemen masyarakat,” katanya.

Kabogorfest 2025 berlangsung dari 11 hingga 26 Juni 2025 dan menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi Bogor (HJB) ke-543.

Festival ini menggabungkan berbagai unsur budaya, ekonomi, layanan publik, dan hiburan dalam satu kesatuan acara besar.