KabarSunda.com- Jalan tol baru yang disebut Tol Cigatas, akhirnya akan dibangun sebagai jawaban untuk mengatasi kepadatan lalu-lintas di jalur jalan Nasional Bandung-Tasikmalaya, Jawa Barat, baik yang lewat Garut ataupun Limbangan.
Cigatas itu sendiri merupakan kependekan dari Cileunyi-Garut-Tasikmalaya. Panjang ruas jalan Tol Cigatas sekitar 95 kilometer membentang dari mulai Cileunyi/Gedebage hingga Tasikmalaya.
Jalan Tol Cigatas yang bakal dibangun mulai tahun 2026 itu bisa memangkas waktu tempuh Bandung Tasikmalaya dan sebaliknya, dari 3 jam dalam keadaan normal menjadi hanya 40 menit saja.
Jalan Tol Cigatas juga sebenarnya merupakan bagian dari jalan Tol Getaci (Gedebage-Tasikmalaya=Cilacap) sepanjang 206,65 km yang membentang dari mulai Gedebage hingga Cilacap.
Jalan Tol Cigatas merupakan Seksi 1 dan Seksi 2 dari total proyek besar Tol Getaci Junction Gedebage-Garut Utara (45,20 km) dan Garut Utara-Tasikmalaya (50,32 km).
Adapun Seksi 3 pembangunan Tol Getaci yakni ruas Tasikmalaya-Patimuan sepanjang 76,78 km, dan Seksi 4 ruas Patimuan-Cilacap sepanjang 34,35 km.
Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, di masa periode kepemimpinannya 2024-2029 bakal berupaya mewujudkan pembangunan jalan Tol Cigatas yang dipandang sudah sangat mendesak.
Dedi menargetkan, konstruksi proyek Tol Cigatas harus bisa dimulai pada tahun 2026.
Untuk itu, secara intensif Dedi mengaku telah melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat guna memastikan kelancaran pelaksanaan pembanguan Tol Cigatas.
Dedi optimistis keberadaan jalan Tol Cigatas akan menjadi solusi yang tepat untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah sekaligus mengurangi kemacetan lalu lintas yang selama ini menjadi keluhan warga Jabar.
Tekad Dedi tersebut sejalan dengan pernyataan yang dilontarkan Wakil Menteri (Wamen) Pekerjaan Umum (PU) Diana Kusumastuti beberapa waktu lalu di Jakarta.
Wamen PU menegaskan, pembangunan proyek jalan tol Getaci dipastikan akan tetap dilanjutkan bersama dengan jalan tol Gilimanuk-Mengwi di Pulau Bali.
Khusus pembangunan jalan tol Getaci yang sebelumnya akan dibangun sepanjang 206,65 kilometer dari Gedebage hingga Cilacap, kini diputuskan prioritas utamanya hanya sampai Tasikmalaya (sekitar 90 km) yang disebut Cigatas.
Hal senada dikatakan Direktur Jenderal (Dirjen) Pembiayaan Infrastruktur Kementerian PU, Rachman Arief Dienaputra. Agar pembangunan Tol Getaci tidak berlarut, pemerintah kini sedang melakukan review ulang.
Menurut dia, pemerintah berencana untuk memangkas panjang ruas Jalan Tol Getaci yang semula membentang dari Gedebage hingga Cilacap kini hanya Gedebage sampai Tasikmalaya (Cigatas).
“Iya (sampai Tasikmalaya). Sedang review, memang lama (prosesnya). Getaci kita nunggu Alokasi uangnya untuk melakukan review,” ujarnya di Kompleks Parlemen RI, Kamis 10 Juli 2025 lalu.
Progres jalan Tol Getaci segmen Cigatas sendiri, saat ini sedang dalam proses pembayaran uang ganti rugi (UGR) di Kabupaten Bandung dan Kabupaten Garut, dilanjut ke Tasikmalaya.











