Polda Jabar Tetapkan Siaga Satu, Sekolah Terapkan Pembelajaran Daring

Kantor Kepolisian Daerah Jawa Barat.Ist

KabarSunda.com- Sekolah SMA/SMK termasuk perguruan tinggi di Kota Bandung dan Jawa Barat menerapkan system pembelajaran jarak jauh (PJJ) dampak dari situasi demonstrasi ricuh diwilayah Jawa Barat.

Untuk SMA/SMK diberikan surat edaran dari Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat, yang ditandatangani oleh Kepala sekolah masing-masing. Seperti SMAN 16 Kota Bandung yang ditandatangani oleh Kepala Sekolah Isnaeni Zakiah, S.Pd., M.M.Pd.

Dengan situasi dan kondisi saat ini yang tidak kondusif untuk melaksanakan  pembelajaran tatap muka secara langsung, maka SMA Negeri 16 Bandung mengambil langkah antisipasi dengan melaksanakan pembelajaran secara daring (Belajar Dari Rumah/BDR) pada: Hari/Tanggal : Senin, 01 September 2025 Waktu : 06.30 – 15.00 Tempat : Platform belajar digital.

Universitas Katolik Parahyangan (UNPAR) resmi mengumumkan melalui Surat Edaran Nomor III/R/2025-08/2469-I bahwa seluruh kegiatan pembelajaran pada minggu pertama Semester Ganjil 2025/2026 akan dilaksanakan secara daring.

Kebijakan ini berlaku mulai hari Senin, 1 September 2025 hingga Kamis, 4 September 2025. Langkah ini diambil sebagai respons atas situasi terkini demi menjamin kelancaran kegiatan akademik serta memastikan keselamatan dan keamanan seluruh sivitas akademika selama masa awal perkuliahan dimulai.

Dengan demikian, seluruh proses pembelajaran, baik perkuliahan maupun aktivitas akademik lain yang sudah dijadwalkan pada periode tersebut, wajib dilakukan secara online dan tidak ada kegiatan pembelajaran tatap muka selama empat hari pertama semester ganjil ini.

Selain itu, UNPAR juga menegaskan bahwa segala bentuk kegiatan pembelajaran lain yang, karena alasan tertentu, tidak memungkinkan untuk dilakukan secara daring akan dijadwalkan ulang.

Penjadwalan ulang ini terutama berlaku bagi kegiatan yang membutuhkan kehadiran fisik. Semua mahasiswa dan dosen diminta untuk memperhatikan dan menunggu pengumuman lebih lanjut terkait penyesuaian jadwal kegiatan pembelajaran tersebut.

Pimpinan universitas menegaskan komitmennya untuk memberikan informasi yang jelas dan memastikan seluruh mahasiswa dapat mengikuti perkuliahan tanpa hambatan dan tetap dapat mengakses materi pembelajaran dengan baik selama periode penyesuaian ini.

Sebelumnya Polda Jawa Barat menetapkan status siaga 1 buntut aksi unjuk rasa yang terjadi di sejumlah daerah di Jawa Barat. Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Jabar Kombes Pol Hendra Rochmawan, mengatakan penetapan status Siaga 1 berdasarkan arahan dari Mabes Polri.

“Kapolda Jabar menetapkan surat telegram kepada polres jajaran untuk anggota seluruh Jawa Barat saat ini adalah Siaga 1,” kata Hendra melalui video yang diterima wartawan, Sabtu (30/8/2025).

“Berarti seluruh personel polres, personel polda itu berada di mako. Semuanya untuk siaga memantau situasi perkembangan,” kata Hendra menambahkan.

Hendra mengatakan, dari hasil pemantauan situasi kamtibmas, Jabar termonitor kondusif di beberapa daerah. Namun, hari ini ada pergerakan massa di Gedung DPRD Cirebon.

“Saat ini di beberapa tempat yang kami pantau bahwa situasi kamtibmas ada beberapa daerah yang sangat kondusif, baik kegiatan kemarin maupun juga hari ini. Tapi ada pantauan khusus yang saat ini ojol dan mahasiswa bergerak di Cirebon Kota,” kata Hendra.