KabarSunda.com- Puluhan anggota Organisasi Kepemudaan (OKP) bersama Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kota Depok menggelar Doa Kebangsaan lintas agama di Depok Open Space (DOS), Minggu malam, 31 Agustus 2025.
Perwakilan tokoh lintas agama turut serta memanjatkan doa bagi bangsa, seraya menyampaikan harapan dan refleksi atas apa yang saat ini terjadi di Indonesia tercinta.
Acara ini, menjadi momentum kebersamaan generasi muda dalam merawat persatuan, solidaritas, dan keharmonisan di Kota Depok.
Wali Kota Depok, Supian Suri menyampaikan apresiasinya, atas inisiatif yang dihadirkan oleh para pemuda.
Menurutnya, semangat kebangsaan yang ditunjukkan anak muda saat ini merupakan modal penting untuk menjaga persatuan bangsa.
“Kami tahu, anak-anak muda Indonesia mencintai negerinya, mencintai kotanya, dan tidak rela negeri maupun kotanya dirusak oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab. Makanya malam ini menjadi bagian dari ikhtiar mendoakan para korban,” ucapnya.
Dirinya menekankan, bahwa anak muda harus hadir sebagai garda terdepan dalam menjaga keharmonisan, kondusivitas, dan keberlangsungan negeri.
“Anak-anak muda hadir, menyampaikan tekadnya untuk terus menjadi bagian awal hadirnya negara, mengawal masyarakat, menjaga harmoni dan cita-cita para pendahulu,” tuturnya.
Supian juga mengingatkan, bahwa kemerdekaan yang telah diraih para pahlawan bukan hanya untuk dikenang, tetapi harus diisi dengan kerja nyata generasi penerus.
“Ini sebagai tanggungjawab dari amanah para pendahulu dan pahlawan kita yang menginginkan kemerdekaan yang abadi, yang menginginkan kesejahteraan buat masyarakatnya,” terangnya.
Dia juga mengajak, untuk terus membangun persatuan lintas elemen masyarakat.
“Terima kasih atas kegiatan malam ini. Bangun terus solidaritas kita, bangun terus kebersamaan kita. Karena tanggung jawab kita semua adalah menjaga negeri dan kota ini,” ungkapnya.
Sementara, Ketua GP Ansor Depok, H.M Kahfi menuturkan, doa bersama lintas agama ini dilakukan untuk menjaga kedamaian, serta gerakan untuk mengantisipasi kelompok-kelompok anarko yang membuat resah masyarakat.
“Kami dari seluruh OKP hari ini sudah komitmen bersama-sama, seluruh OKP di Kota Depok yang tersebar di masing-masing kecamatan dan seluruh stakeholder yang ada di bawahnya untuk menindak tegas seluruh kader-kader kami yang ikut demo anarkis,” ujarnya.
“Selain doa bersama, kami juga melakukan salat gaib untuk seluruh korban demo di Indonesia. Kami memastikan solid satu barisan, untuk menjaga dan merawat Indonesia bersama-sama, khususnya di Kota Depok,” tandasnya.











