KabarSunda.com- Evaluasi mengejutkan di lingkungan Pemerintah Kabupaten Subang mengungkap bahwa Sekretariat Daerah (Setda) Subang dan Pemerintah Kecamatan Pusakanagara mendapat predikat “Terkudet” atau paling kurang update dalam mengelola media sosial.
Temuan ini disampaikan oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Subang, H. Asep Nuroni, dalam laporan kinerja kepada Bupati Subang, Reynaldy Putra Andita, saat apel gabungan ASN pada Senin, 8 September 2025.
Laporan tersebut mencakup kinerja seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) dan pemerintah kecamatan untuk periode 31 Juli hingga 31 Agustus 2025.
Menanggapi laporan tersebut, Bupati Reynaldy kembali menegaskan bahwa media sosial kini menjadi tolok ukur utama kinerja ASN.
Ia menekankan bahwa masyarakat tidak lagi menilai kinerja pemerintah hanya dari laporan di atas meja, melainkan secara langsung melalui akun-akun media sosial resmi.
“Kinerja kita kini dinilai langsung oleh masyarakat. Warga bisa melihat, mengkritik, memberi masukan, dan menyampaikan aduan setiap saat melalui media sosial,” tegas Reynaldy.
Bupati mengingatkan agar seluruh perangkat daerah dan kecamatan dapat bekerja lebih serius dan tidak menunda-nunda pekerjaan.
Ia juga menyoroti pentingnya konsistensi dan kecepatan dalam menindaklanjuti setiap aspirasi yang masuk.
“Saya minta seluruh perangkat daerah dan kecamatan bekerja serius, tidak menunda-nunda, dan selalu mengedepankan tanggung jawab,” pungkasnya.
Pernyataan Bupati ini menjadi pesan penting bagi seluruh jajaran pemerintah Subang untuk lebih proaktif dan transparan dalam berkomunikasi dengan publik melalui platform digital.













