Pimpinan DPRD Cianjur Susilawati Kunjungi Petani,Bahas Masalah Babi Hutan hingga Hama

KabarSunda.com- Pimpinan DPRD Kabupaten Cianjur Hj. Susilawati, S.H., M.KP melakukan kunjungan kerja ke para petani di Kampung Cibitung, Desa Wangunjaya, Kecamatan Campaka Selatan, Kabupaten Cianjur.

Dalam kunjungan tersebut, Susilawati mendengarkan langsung aspirasi para petani yang mengeluhkan menurunnya hasil produksi pertanian akibat maraknya gangguan babi hutan. Hewan liar tersebut merusak lahan dan tanaman palawija, sehingga hasil panen masyarakat berkurang drastis.

“Para petani sudah berupaya keras, tetapi serangan babi hutan membuat hasil pertanian menurun. Hal ini tentu menjadi perhatian kami di DPRD untuk dicarikan solusi bersama,” ujar Susilawati kepada wartawan, Senin, 15 September 2025.

Selain membahas persoalan hama babi hutan, pertemuan itu juga menyinggung strategi peningkatan produksi pertanian melalui Panca Usaha Tani. Lima unsur utama yang menjadi dasar Panca Usaha Tani antara lain:

  • Penggunaan Bibit Unggul – memilih benih berkualitas yang tahan hama dan penyakit serta mampu meningkatkan hasil panen.
  • Pengolahan Tanah yang Baik – menyiapkan lahan agar subur, gembur, dan kaya unsur hara.
  • Pemupukan yang Tepat – pemberian pupuk berimbang untuk menjaga kesuburan tanah.
  • Pengendalian Hama dan Penyakit – pencegahan dan pemberantasan hama secara mekanis, ekologis, maupun kimiawi.
  • Pengairan atau Irigasi – pengaturan air agar pertumbuhan tanaman lebih optimal.

“Jika lima unsur ini dijalankan dengan baik, produktivitas pertanian akan meningkat. Namun tentu masalah hama babi hutan juga harus segera ditangani agar jerih payah petani tidak sia-sia,” tambahnya.

Sementara itu, sejumlah petani berharap adanya perhatian serius dari pemerintah daerah untuk membantu mereka menghadapi ancaman hama babi hutan.

“Kami berharap ada langkah nyata, misalnya kerja sama antarwarga atau bantuan dari pemerintah, supaya tanaman tidak terus-menerus dirusak babi hutan,” kata salah satu petani setempat.

Dengan adanya kunjungan ini, para petani merasa lebih diperhatikan, sekaligus mendapat dorongan untuk terus mengembangkan sektor pertanian demi ketahanan pangan di Kabupaten Cianjur.