KabarSunda.com- Beredar video diduga Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi promosikan situs judi online alias judol. Terkait hal tersebut, Humas Pemerintah Provinsi Jawa Tengah langsung memberikan klarifikasi melalui akun Instagramnya @humas_jabar dilansir pada Jumat, 26 September 2025.
Di unggahan itu, pemilik akun tampak mengunggah video yang memperlihatkan seseorang pria mirip Dedi Mulyadi. Di video itu, Dedi terlihat memakai baju putih serta topi putih.
Mengejutkannya, pria mirip Dedi Mulyadi itu tetiba mempromosikan situs judol. Bahkan, suara pria itu sangat mirip dengan sang Gubernur Jabar.
“Dengar baik-baik, siapa di sini yang membutuhkan modal usaha atau untuk membayar utang. Saya akan membantu anda sekarang asalkan anda menekan love dan panah,” ujar pria itu.
“Saya Dedy (MULYADI), telah meresmikan pinjaman berbasis online di seluruh wilayah indonesia tanpa angunan dan tanpa cek Bl cheking serta syarat mudah bagi masyarakat yang membutuh kan pinjaman buat modal usaha buat bayar hutan silakan ajukan di sini proses pencairan cuma 30 menit,” ujarnya.
Mengetahui video itu, humas Jabar langsung buka suara. Mereka menyebut bahwa video itu adalah hoaks.
Dedi Mulyadi tidak pernah mempromosikan situs judol apapun. Tak hanya itu, humas Jabar juga menyebut bahwa video itu adalah hasil rekayasa AI (Artificial Intelligence atau Kecerdasan Buatan).
Ia berharap agar masyarakat Jabar lebih berhati-hati. Ia juga menyebut selama ini banyak penipuan yang menggunakan teknologi AI.
“PENGUMUMAN! Beredar berita hoaks yang mengatasnamakan Gubernur KDM @dedimulyadi71 tentang situs judol hingga pinjol ilegal!”
“Mohon berhati-hati dan tetap waspada dikarenakan saat ini marak penipuan menggunakan teknologi AI.”
“Pesan Mimin! Jika wargi merasa ada berita yang meragukan, segera laporkan ke @jabarsaberhoaks via DM,” tambah humas Jabar.
Mengetahui video hoaks Dedi Mulyadi promosikan situs judol, netizen langsung ramai memberi komentar. Banyak yang menyoroti fenomena penipuan lewat AI.
“Banyak video seperti itu bertebaran di tiktok tapi anehnya banyak orang yang percaya,” tulis akun @als***.
“Parah banget ini pak, dampak negatif teknologi ai sangat berbahaya,” tambah akun @art****.
“AI lama lama jd ajang kesempatan buat segala bentuk kejahatan ini sih,,ngeriiiii,” tambah akun @arl***.











