Uji kompetensi Bukan Hanya Untuk Kemampuan Teknis,Tapi Menguji Kejujuran dan Pelaksanaan Nilai-Nilai integritas

KabarSunda.com- Kepala Bagian Tata Usaha Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Drs. H. Mohammad Ali Abdul Latief, M.Ag dalam Pembukaan Uji Kompetensi Jabatan Administrasi Angkatan I di Lingkungan Kanwil Kemenag Jabar di Hotel Karang Setra .

Uji kompetensi bukan hanya mengukur kemampuan teknis,tetapi menguji kejujuran,pelaksanaan nilai-nilai integritas,serta tanggung jawab aparatur dalam menjalankan amanah.

Kabag TU, Ali mengatakan bahwa pelaksanaan uji kompetensi ini merupakan bagian dari upaya menilai, memetakan, sekaligus mengembangkan kapasitas aparatur agar dapat menjalankan tugas secara profesional, berintegritas, dan sesuai kebutuhan organisasi.

Menurutnya, asesmen ini bukan sekadar formalitas, melainkan sarana untuk mengukur kapasitas, integritas, dan potensi peserta.

“Kita berada di posisi strategis sebagai penghubung antara pimpinan dan kondisi teknis di lapangan. Karena itu, proses asesmen harus diikuti dengan sungguh-sungguh. Bukan hanya soal jawaban benar, tetapi bagaimana menunjukkan nilai kejujuran dan tanggung jawab,” ungkapnya.

“Uji kompetensi ini bukan hanya sekadar tes, tetapi juga sarana untuk menilai potensi, mengukur kemampuan, serta memastikan ASN mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tambahnya.

Ali meyakini bahwa integritas dan kejujuran adalah fondasi utama dalam pelaksanaan tugas. Nilai-nilai inilah yang menjadi pertimbangan pimpinan dalam memberikan kepercayaan jabatan. Ia juga menekankan pentingnya integritas, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam menjalankan amanah jabatan.

Ujikom angkatan I diikuti oleh 52 peserta yang telah melewati tahapan seleksi dan memenuhi persyaratan. Uji kompetensi ini diharapkan menjadi instrumen objektif dalam menentukan kesesuaian jabatan serta mendukung peningkatan kualitas birokrasi.

“Semoga melalui uji kompetensi ini, kita dapat melahirkan aparatur yang andal, berkompeten, dan berintegritas, sehingga mampu memperkuat pelayanan publik dan mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik,” pungkasnya.