KabarSunda.com- Seorang pemuda berinisial FS (20) nekat melompat laksana seperti ‘Spiderman’ dari lantai 10 sebuah apartemen di kawasan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, pada Minggu dini hari, 12 Oktober 2025.
Insiden ini sempat menghebohkan penghuni apartemen karena korban terjatuh dan menimpa mobil yang sedang terparkir di area bawah.
“Pada hari Minggu tanggal 12 Oktober 2025 diketahui sekira jam 01.00 WIB adanya seorang yang terjatuh dari lantai 10 berjenis kelamin laki-laki,” kata Kapolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas dikutip dari Tribunnews, Senin, 13 Oktober 2025.
Rogers menuturkan, usai mendapat laporan dari petugas keamanan, polisi langsung mendatangi lokasi kejadian untuk melakukan olah tempat kejadian perkara dan memeriksa sejumlah saksi.
Kekerasan dalam Kamar Apartemen
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil penyelidikan, FS diketahui menyewa satu unit apartemen di lantai 15 bersama kekasihnya yang berinisial E.
Di dalam kamar, FS sempat menenggak minuman beralkohol sebelum kemudian mengajak E berhubungan intim. Namun, ajakan tersebut ditolak dengan alasan lelah.
Penolakan itu memicu emosi FS. Ia menuduh E berselingkuh dengan mantan kekasihnya berinisial FR.
“Dikarenakan FS merasa cemburu lalu FS melakukan kekerasan kepada E dengan cara memukul,” ucap Rogers.
Korban Kekerasan Melarikan Diri
Merasa terancam, E berusaha keluar kamar untuk meminta pertolongan. Namun, FS justru menarik tangan dan menjambak rambutnya sambil meminta ponsel dan kunci motor milik E.
E akhirnya berhasil melarikan diri meski sempat dikejar hingga ke tangga apartemen.
Setelah lolos, E melapor ke petugas keamanan apartemen mengenai kekerasan yang baru saja dialaminya.
Tak lama berselang, satpam lain menerima laporan dari penghuni bahwa ada seseorang yang jatuh dari lantai atas dan menimpa mobil di area parkir.
Terekam CCTV, FS Lompat dari Lantai 10
Dari hasil pengecekan kamera pengawas (CCTV), FS terlihat keluar dari unit apartemen di lantai 15 dan turun melalui tangga darurat menuju lantai 10.
Di sana, ia tampak membuka jendela di lorong apartemen sebelum akhirnya meloncat ke bawah.
“Bahwa didapat keterangan sesuai hasil CCTV bahwa korban dari lantai 15 turun menggunakan tangga darurat ke lantai 10, kemudian korban loncat dari jendela lorong,” jelas Rogers.
Korban kemudian ditemukan masih hidup dan langsung dilarikan ke rumah sakit dengan luka serius di bagian kepala.
“Dugaan sementara korban diduga melakukan percobaan bunuh diri,” tambahnya.
Saat ini, polisi masih mendalami motif dan latar belakang kejadian, termasuk memeriksa kondisi kejiwaan FS.











