Target Pendapatan Subang 2026 Diperketat, Bupati Reynaldy Soroti Kinerja Kecamatan dan Desa Pungut PBB

KabarSunda.com- Pemerintah Kabupaten Subang melalui instruksi Bupati Reynaldy Putra Andita Budi Raemi, menegaskan komitmen serius untuk menggenjot Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun anggaran 2026.

Penekanan diberikan pada strategi intensifikasi dan percepatan kinerja di semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk menepis kesan birokrasi yang lamban.

Dalam rapat staf yang digelar di Ruang Rapat Bupati 2, Senin (20 Oktober 2025), Bupati yang akrab disapa Kang Rey itu meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) untuk menyusun target PAD yang tidak hanya realistis, tetapi juga progresif, didukung oleh potensi riil daerah.

“Target tidak boleh stagnan. Pemerintah daerah akan memberikan dukungan kebijakan agar langkah peningkatan pendapatan bisa berjalan cepat dan terukur,” ujar Kang Rey, menekankan perlunya transparansi dan akuntabilitas dalam upaya menutup kekurangan anggaran.

Hal krusial yang menjadi sorotan utama Bupati adalah masih rendahnya realisasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di beberapa wilayah.

Kang Rey secara spesifik meminta evaluasi mendalam terhadap kecamatan dan desa yang capaian PBB-nya masih berada di bawah 50 persen.

Kang Rey mendesak Bapenda segera melakukan pembinaan dan pendekatan intensif kepada para lurah, kepala desa, dan perangkat wilayah agar realisasi penerimaan pajak dapat meningkat signifikan menjelang akhir tahun anggaran.

“Kolaborasi lintas sektor sangat penting. Peningkatan PAD bukan hanya tugas Bapenda, tetapi tanggung jawab bersama seluruh perangkat daerah,” tambahnya, mengisyaratkan bahwa kinerja PBB kini menjadi indikator penilaian kolektif bagi perangkat wilayah.

Selain fokus pada peningkatan pendapatan, Kang Rey juga mengeluarkan instruksi tegas terkait percepatan eksekusi program.

Bupati memerintahkan agar seluruh OPD segera mempercepat pelaksanaan kegiatan dan pengadaan sebelum akhir bulan, dengan pengawasan ketat langsung dari Sekretaris Daerah.

“Kita ingin menepis stigma pelaksanaan yang lambat. Buktikan bahwa Subang bisa bergerak cepat dan efisien,” tegasnya, menandakan upaya serius untuk mengatasi keterlambatan penyerapan anggaran yang kerap terjadi di akhir tahun.

Di akhir arahannya, Bupati mengapresiasi kerja keras ASN Subang dan menutup rapat dengan pesan untuk terus menjaga semangat kolaborasi dan inovasi demi mewujudkan Kabupaten Subang yang unggul, maju, dan kompetitif.