KabarSunda.com- Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menegaskan bahwa penataan kawasan di Jawa Barat tidak hanya berfokus pada infrastruktur dan pengendalian banjir.
Mantan Bupati Purwakarta ini berkeinginan untuk menghadirkan wajah budaya daerah melalui desain gerbang tol sebagai pintu masuk wilayah Jawa Barat.
“Gerbang tol adalah pintu masuk ke wilayah Jawa Barat. Desainnya harus mencerminkan budaya dan identitas daerah. Pengguna tol juga berhak mendapat layanan yang baik,” ujar Dedi dalam keterangan tertulisnya, Jumat, 14 November 2025.
Proyek Dimulai 2027
Dedi menargetkan penataan seluruh gerbang tol di wilayahnya dengan desain arsitektur kedaerahan khas Jawa Barat akan dimulai pada 2027.
“Jadi nanti, mulai 2027, seluruh gerbang tol di Jawa Barat akan menggunakan desain arsitektur khas Jawa Barat,” katanya.
Ia juga menekankan bahwa bantuan provinsi kepada kabupaten dan kota tidak hanya terbatas pada dukungan anggaran, tetapi juga ingin keterlibatan Pemprov dalam bentuk pekerjaan konkret.
Salah satunya adalah pembangunan Gerbang Tol Karawang Barat yang semula direncanakan oleh Pemkab, kini diambil alih oleh Pemprov Jabar.
Selain itu, pembangunan jembatan penghubung Purwakarta-Subang juga menjadi fokus perhatian.
“Ini momentum yang sangat baik dan strategis. Kebijakan pemerintah dalam menormalisasi sungai serta membenahi jaringan jalan baik tol, nasional, provinsi, maupun kabupaten mendapat dukungan luar biasa dari masyarakat,” tutur Dedi.
Penataan DAS Karangligar
Dalam Rapat Koordinasi Penataan Kawasan DAS serta Penataan Areal Marka Jalan Nasional dan Gerbang Tol di Wilayah Jawa Barat yang berlangsung di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung Singaperbangsa, Kantor Bupati Karawang pada Kamis (13 November 2025), Dedi mengungkapkan bahwa penataan daerah aliran sungai (DAS) Karangligar akan segera dilaksanakan.
“Hari ini akses jalan dari (perumahan) Resinda sudah bisa dilalui. Mesin akan segera dipasang, pembebasan tanah oleh Pemda Kabupaten sudah selesai. Jadi tinggal mulai,” ungkapnya.
Dedi menekankan bahwa persoalan banjir tidak dapat diselesaikan hanya melalui rapat semata.
Penataan DAS Karangligar menjadi bagian dari upaya untuk menekan potensi banjir tahunan di Desa Karangligar, Kecamatan Telukjambe Barat.
“Tidak ada problem. Pekerjaan sudah bisa dimulai. Kalau yang kemudian lamanya pekerjaan, ya nanyanya ke kontraktor. Nah, karena ini juga kan pekerjaannya pekerjaan PU Pusat,” pungkas Dedi.







