Kuota Haji Asal Garut Turun Drastis Hanya 109 Orang Jemaah

KabarSunda.com- Jika tidak ada perubahan aturan maka jumlah atau kuota jemaah calon haji asal Kabupaten Garut pada tahun 2026 mendatang turun drastis, yang hanya 109 orang.

Kepala Seksi Penyelenggara Haji dan Umrah Kemenag Kabupaten Garut, Indra Azwar Mawardi, menyampaikan bahwa tahun 2026 ini memang ada pengurangan jumlah keberangkatan.

Indra menjelaskan, bahwa jumlah jemaah calon haji yang berangkat tahun 2026 ditentukan oleh provinsi berdasarkan nomor urut porsi provinsi, bukan kuota daerah seperti sebelumnya.

“Nomor urut provinsi itu artinya siapa yang daftar lebih awal, maka berangkatnya lebih dulu. Jadi yang menentukan itu bukan dari Kemenag Garut,” ujarnya.

Dikatakan Indra, bahwa Kabupaten Garut sebelumnya mendapatkan kuota sekitar 1.800 orang jemaah. Namun untuk tahun 2026 mendatang tidak sebanyak itu, karena

berdasarkan nomor urut porsi. Makanya jumlah jemaah calon haji asal Garut tahun 2026, hanya 109 orang jemaah.

“Jadi perlu saya jelaskan, jumlah ini bukan pengurangan kuota daerah, tetapi murni berdasarkan nomor urut porsi. Dari 29.000 jemaah, yang berasal dari Garut itu ada 109 orang,” ucapnya, Rabu 18 November 2025.

Menurut Indra, jumlah penurunan keberangkatan jemaah calon haji ini sudah disosialisasikan kepada seluruh jemaah.

Makanya meski terjadi penyesuaian signifikan, Ia memastikan bahwa sejauh ini tidak ada reaksi yang mengkhawatirkan dari jemaah calon haji Kabupaten Garut.

“Alhamdulillah sampai saat ini jemaah calon haji Garut tidak ada yang resah. Kami tetap berharap ada tambahan jumlah keberangkatan untuk Garut ke depannya,” katanya.

Atas dasar perubahan aturan sehingga jumlah jemaah calon haji Garut berkurang, maka pihak Kemenag Garut juga mengimbau masyarakat untuk tidak cemas, karena keberangkatan haji diyakini sebagai ketetapan Allah.

“Haji itu panggilan. Kalau Allah sudah menentukan berangkat, pasti akan berangkat, tapi sebaliknya jika tidak atau belum ada panggilan, Ya, tidak berangkat,” kata Indra.