KabarSunda.com- Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo menjelaskan, proyek jalan Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya berpotensi lebih cepat terealisasi karena memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih tinggi.
Hal itu dikatakan dia saat menghadiri apel siaga bencana di kantor Direktorat Bina Teknik Jalan dan Jembatan Kementerian Pekerjaan Umum, Bandung, Jawa Barat, pada pekan pertama November 2025 lalu.
Dody menyampaikan, pada saat ini pembangunan Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya sudah dimulai, dengan skema multi years atau berjalan tanpa terhenti setiap pergantian tahun anggaran.
Menurutnya, Tol Getaci yang ditetapkan sebagai proyek strategis nasional (PSN) 2025, tidak akan mangkrak tetap berjalan sesuai rencana meski menghadapi sejumlah kendala, terutama dalam proses pembebasan lahan.
Pada kunjungan kerja ke Bandung itu pula, Menteri PU Dody Hanggodo mengungkapkan, sebenarnya ada 4 proyek pembangunan jalan tol yang bakal segera dieksekusi mulai tahun ini.
“Tahun ini rencana ada empat (proyek jalan tol). Sentul Selatan-Karawang Barat, terus di Bali, terus Gedebage-Tasik, dan Pejagan-
Cilacap, cuma semua memang masih proses due diligence (pemeriksaan dan analisis menyeluruh) ya,” kata Dody Hanggodo di Jakarta, dikutip dari Antara, Minggu, 30 November 2025.
“Mudah-mudahan sih tahun 2026 bisa kami selesaikan, dari empatnya mungkin dualah (ruas Sentul Selatan-Karawang Barat dan Gedebage-Tasikmalaya) bisa kita selesaikan,” ujarnya lagi.
Dia optimistis, dibanding dua proyek jalan tol Pejagan-Cilacap (Jateng) dan Gilimanuk-Mengwi (Bali), jalan tol ruas Gedebage-Tasikmalaya (Getaci) dan Sentul Selatan-Karawang Barat berpotensi lebih cepat terealisasi.
“Ruas Gedebage-Tasikmalaya dan Sentul Selatan-Karawang Barat berpotensi lebih cepat terealisasi karena memiliki daya tarik investasi dan tingkat lalu lintas (traffic) yang lebih tinggi,” kata Dody.
Tol Getaci ruas Gedebage-Tasikmalaya lanjut Menteri PU, akan dilelang di tahun 2026. Setelah itu langsung kebut pembangunan konstruksi dan ditargetkan bisa beroperasional di tahun 2029.
Konektivitas Tanpa Macet 6 Kota di Jabar
Di mulai dari Bandung (Gedebage) Tol Getaci yang menghubungkan Jabar dan Jateng dengan panjang total 206,65 km akan melewati kota-kota di Jabar Selatan seperti Garut, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Ciamis, Kota Banjar, Pangandaran dan berakhir di Cilacap.
Khusus di wiayah Jabar, keberadaan Tol Getaci bisa mempersingkat dan melancarkan konektivitas antarkota tanpa perlu khawatir dengan hadangan kemacetan seperti yang selama ini kerap terjadi.
Maklum, sebagaimana diketahui, di jalur jalan nasional Bandung-Tasikmalaya, baik lewat Garut atau Malangbong terdapat sejumlah simpul kemacetan yang tidak bisa ditebak yakni Cileunyi, Nagreg, Kadungora, Leles, Limbangan, Gentong, dll.
Semua pengguna jalan di jalur nasional Bandung-Tasikmalaya sudah pada tahu jika sedang sial dihadang kemacetan di simpul-simpul tersebut bisa seharian atau semalaman berada di jalan.
Namun berkat Tol Getaci, dengan kecepatan rata-rata 90 km per jam, Bandung Garut bisa detempul dalam aktu 30 menit, Bandung-Tasikmalaya 45 menit, Bandung-Pangandaran 2 jam.
Untuk menunjang kelancaran konektivitas antarkota di Jawa Barat tersebut, akan dibangun 6 gerbang Tol Getaci sebagai pintu keluar-masuk kendaaraan mulai dari junction Gedebage sebagai titik awalnya, hingga titik akhir fi Tasikmalaya. Berikut lokasinya:
- Gerbang Tol Majalaya: berlokasi di Kecamatan Solokan Jeruk.
- Gerbang Tol Nagreg: berlokasi di Kecamatan Nagreg.
- Gerbang Tol Garut Utara: berlokasi di Kecamatan Banyuresmi.
- Gerbang Tol Garut Selatan: berada di Kecamatan Cilawu.
- Gerbang Tol Singaparna Kabupaten Tasikmalaya: berada di Kecamatan Singaparna, Kabupaten Tasikmalaya.
- Gerbang Tol Kota Tasikmalaya: berada di Kecamatan Kawalu, sekaligus sebagai titik akhir pembangunan Tol Getaci segmen Gedebagae-Tasikmalaya
Dalam proses konstruksi, pembangunan proyek jalan Tol Getaci segmen Gedebage-Tasikmalaya akan dibagi ke dalam 2 seksi yaitu:
- Seksi 1 Gedebage – Garut Utara (45,20 km)
- Seksi 2 Garut Utara – Tasikmalaya (50,32 km)
Informasi tambahan, Jalan Tol Getaci yang merupakan bagian dari proyek besar Jalan Tol Trans Jawa Selatan nantinya akan terkoneksi secara bertahap dengan jalan Tol Cilacap-Yogyakarta-Solo dan jalan Tol Cilacap-Pejagan yang menyambungkan wilayah Selatan Jawa dengan Utara Jawa.











