Bandung Tower Run 2026, Pelari Ditantang Taklukkan 356 Anak Tangga Menara BRI

KabarSunda.com- Kota Bandung bakal menghadirkan ajang olahraga unik yang memacu adrenalin sekaligus menguji ketahanan fisik dan mental.

Bertajuk Bandung Tower Run 2026, event ini akan digelar di Menara BRI Bandung dan menantang peserta untuk menaklukkan lintasan vertikal setinggi 16 lantai dengan total 356 anak tangga pada Minggu, 18 Januari 2026.

Berbeda dari lomba lari pada umumnya, Bandung Tower Run menghadirkan konsep olahraga urban yang memadukan kekuatan, stamina, dan strategi.

Peserta tidak hanya dituntut cepat, tetapi juga cerdas dalam mengatur napas dan ritme langkah agar mampu mencapai puncak dengan performa terbaik.

Lintasan vertikal yang digunakan dalam Bandung Tower Run memberikan sensasi yang jauh berbeda dibandingkan lomba lari di jalan raya atau lintasan datar.

Setiap anak tangga menjadi tantangan tersendiri, memaksa otot kaki, jantung, dan paruparu bekerja lebih keras.

Tower run dikenal sebagai salah satu cabang olahraga ekstrem yang menguji daya tahan tubuh secara menyeluruh.

Karena itulah, ajang ini menarik minat pelari berpengalaman, komunitas olahraga, hingga masyarakat umum yang ingin mencoba tantangan baru.

“Bandung Tower Run 2026 adalah simbol semangat masyarakat Bandung untuk terus bergerak maju. Kami ingin menghadirkan pengalaman olahraga yang berbeda, menantang, sekaligus menyenangkan,” ujar Okky Nur Hidayat, Ketua panitia penyelenggara.

Konsep Olahraga Urban  

Bandung Tower Run 2026 dirancang tidak hanya sebagai kompetisi, tetapi juga sebagai perayaan gaya hidup sehat di lingkungan perkotaan.

Di tengah rutinitas kota yang padat, event ini diharapkan menjadi pemantik semangat bagi masyarakat untuk tetap aktif dan bergerak.

Konsep olahraga urban yang diusung menjadikan gedung bertingkat sebagai arena aktivitas fisik.

Menara BRI Bandung pun dipilih karena dinilai representatif sebagai ikon baru aktivitas olahraga dan komunitas di Kota Bandung.

Melalui ajang ini, penyelenggara ingin menunjukkan bahwa ruang kota dapat dimanfaatkan secara kreatif untuk kegiatan positif dan produktif.